Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Parenting»Teknik Mengasah Kepintaran Spiritual Anak Bag. II

Teknik Mengasah Kepintaran Spiritual Anak Bag. II

Memberi dan menerima merupakan wujud kemurahan hati dan rasa syukur, dua rahmat spiritual. Dalam kehidupan, memberi dan menerima ibarat menarik dan menghembuskan nafas, sesuatu yang sangat mendasar.

Jum'at, 24 Februari 2012

5.    MEMBERI DAN MENERIMA

Memberi dan menerima merupakan wujud kemurahan hati dan rasa syukur, dua rahmat spiritual. Dalam kehidupan, memberi dan menerima ibarat menarik dan menghembuskan nafas, sesuatu yang sangat mendasar. Dengan mengajarkan ini, kepintaran spiritual anak Anda akan berkembang.

Sikap memberi dan menerima pada anak dapat ditumbuhkan de-ngan jalan:

  • Membiasakan mereka bersedekah.
  • Menghargai hal-hal kecil.
  • Memberi dukungan untuk masyarakat sekitar dan masyarakat yang lebih luas.
  • Mengikutsertakan anak dalam kegiatan-kegiatan sosial.
  • Mensyukuri karunia yang didapat.

6.   TUMBUHKAN SELERA  HUMOR

Selera humor merupakan salah satu kualitas utama kepintaran spiritual. Tawa akan mengurangi stres, meningkatkan kesehatan secara umum, menambah jumlah teman, menciptakan kehidupan yang lebih bahagia, ceria, dan bersemangat. Humor juga membantu Anda dan anak menempatkan segala sesuatu sesuai proporsinya, dan meredakan persoalan. Dengan cara yang luar biasa, humor dapat menyatukan orang, bahkan mempertalikan umat manusia.

Cara menumbuhkan sikap ini :

  • Anjurkan anak berteman dengan orang yang menyenangkan.
  • Ajak anak menonton komedi, atau beri ia bacaan jenaka. Biarkan ia tertawa lepas.
  • Ajak anak berlatih menatap mata orang yang ditemui, kemudian tersenyum padanya.
  • Sebarkan tawa di rumah: belajarlah menertawakan diri sendiri jika berbuat salah, goda anak yang sedang cemberut, atau cari hal yang lucu dari situasi terburuk sekali pun.
  • Mengisi hidup dengan keragaman; makanan baru, aktivitas baru, hobi baru.
  • Ciptakan saat-saat menyenangkan.
  • Pupuk keceriaan, kegembiraan dan tetap terbuka.
  • Bersikap fleksibel, berpikir tanpa beban dan berupaya menikmati hidup setiap hari.

7.   BAWA MENIKMATI KEINDAHAN ALAM

Cinta dan menghormati alam adalah ciri khas anak yang mempunyai kepintaran spiritual. Andapun dapat merangsang si kecil Anda agar cinta alam :

  • Pancing anak untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan menyelidik tentang gejala alam, seperti; mengapa terjadi pelangi, hujan, banjir, gravitasi, dan sebagainya.
  • Ajarkan anak menghargai alam dengan menghayati keindahannya, menikmati bunyian alam, menghirup udara segar, mengamati bintang di langit, menyayangi binatang.
  • Bawalah anak-anak kepada alam yang relatif belum banyak tercemari. Ajak mereka naik ke puncak gunung. Rasakan udara yang segar dan sejuk. Dengarkan burung-burung yang berkicau dengan bebas. Hirup wewangian alami. Ajak mereka ke pantai. Rasakan angin yang menerpa tubuh. Celupkan kaki kita dan biarkan ombak kecil mengelus-elus jemarinya.

8.     PRAKTEKKAN RITUAL

Ritual-adat atau cara melakukan sesuatu-dapat menghubungkan Anda dan anak dengan sesuatu yang telah berlalu. Misalnya hari ulang tahun, hari bersejarah. Atau sesuatu yang lebih besar atau agung, misalnya agama atau Tuhan. Ritualitas memiliki efek positif menakjubkan bagi diri, otak, dan kehidupan Anda berdua.


Cara menghidupkan kekuatan ritual di dalam keluarga :

  • Ciptakan ritual sebelum makan, bangun pagi, sebelum tidur, ritual ulang tahun anggota keluarga, dan lain-lain.
  • Libatkan anak dalam kegiatan-kegiatan ritual keagamaan.
  • Lakukan ibadah ritual bersama.
  • Sediakan ruang ritual di rumah.
  • Berikan kepada anak-anak makna batiniah dari setiap ritual dilakukan. Jelaskan misalnya bahwa, sembahyang bukan sekedar kewajiban, melainkan kehormatan untuk menghadap Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang!
  • Ceritakan kisah-kisah agung, bahkan orang dewasa pun bisa terpengaruh oleh cerita.

Disadur dari buku Pintar Spiritual - editor Deni Karsana - Wyeth Nutritionals

comments powered by Disqus

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiiq

Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amru bin Ka`ab bin Sa`ad bin Taim bin Murrah bin Ka`ab bin Lu`ai bin Ghalib bin Fihr al-Qurasy at-Taimi - radhiyallahu`anhu. Bertemu nasabnya dengan Nabi pada kakekn

connect with abatasa