Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Parenting»Kekuatan Cinta dari Hewan Piaraan

Kekuatan Cinta dari Hewan Piaraan

Hewan piaraan merupakan bagian integral keluarga kami dan kesejahteraan mereka selalu diperhatikan. Orangtua saya bahkan membangun landaian berkarpet untuk seekor kucing tua yang tidak lagi mampu melompat ke tempat tidurnya.

Senin, 06 Februari 2012

Saya tumbuh bersama sepasang orangtua pencinta hewan. Hidup kami selalu dikelilingi kucing, anjing, dan kuda, tetapi saya selalu ingat musim dingin ketika ibu saya menyelamatkan hewan-hewan kurus-kering dari pusat penyelamatan hewan setempat. Kami merawat monyet, kambing, domba, rusa, bahkan seekor armadillo dewasa (sejenis binatang pemakan serangga yang Hidup di bagian selatan Amerika Serikat-penerj.)

Hewan piaraan merupakan bagian integral keluarga kami dan kesejahteraan mereka selalu diperhatikan. Orangtua saya bahkan membangun landaian berkarpet untuk seekor kucing tua yang tidak lagi mampu melompat ke tempat tidurnya.

Kehidupan saya bersama hewan-hewan sekarang ini jauh lebih sederhana dibandingkan ketika saya masih kanak-kanak. Kami memiliki seekor kucing dan seekor anjing, yang menemani dan menyayangi anak-anak saya. Gadis-gadis itu akan bergegas pulang untuk memeluk hewan piaraan mereka yang dengan penuh semangat mengawasi mereka dari jendela. Putri saya pernah mengatakan bahwa kucingnya mengetahui semua rahasia dia dan adiknya merindukan anjingnya seperti merindukan keluarganya sendiri saat dia menginap di rumah teman.

Anak-anak sangat menyukai hewan sebab hewan tidak membingungkan dan jujur; hewan tidak menghakimi atau menertawakan mereka. Anak dapat mencurahkan kasih sayang pada hewan piaraan mereka, yang pasti akan dibalas hewan itu dengan menjilat, mendengkur, meringkukkan badannya, atau mencicit gembira. Merawat hewan piaraan dapat membantu anak mengembangkan empati, kasih sayang, dan pemahaman bahwa tindakan mereka punya makna.

Sediakan waktu minggu ini untuk mengingat hewan piaraan Anda saat remaja. Tulis tentang mereka dalam buku harian Anda, ceritakan tentang mereka kepada anak- anak. Bergabunglah dengan anak-anak saat mereka berhubungan dengan hewan dan seraplah cinta tanpa syarat yang menantikan Anda.

Jangan merasa bersalah jika Anda tidak punya hewan piaraan. Banyak keluarga siap untuk merawat tambahan makhluk hidup lain. Ada banyak cara untuk memasukkan hewan ke dalam hidup anak Anda. Berikut ini beberapa gagasan.


Disadur dari buku SQ untuk Ibu, Penulis: Mimi Doe, Penerbit KAIFA

comments powered by Disqus

Kisah Mertua dan Menantu

Urainab baru saja menikah. Ia tinggal bersama suami di rumah mertuanya. Sejak pertama kali tinggal di rumah mertuanya, Urainab sudah merasa tidak cocok dengan ibu mertua. Urainab merasa mertuanya sangat keras dan cerewet. Ura

connect with abatasa