Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Parenting»Pro Kontra Tidur dengan Bayi

Pro Kontra Tidur dengan Bayi

Saat bayi gelisah, pandangan dan belaian hangat yang Anda berikan segera (lantaran ia ada di samping Anda) sudah cukup membuatnya merasa aman.

Jum'at, 30 September 2011

A. Pro  

1.  Rasa Aman Anda

Tidak perlu lompat dari tempat tidur, setiap kali mendengar suara bayi di malam hari. Anda tahu persis, bayi aman-aman saja.

2. Rasa Aman Bayi

Saat bayi gelisah, pandangan dan belaian hangat yang Anda berikan segera (lantaran ia ada di samping Anda) sudah cukup membuatnya merasa aman.

3.  Tidak Mengganggu Orang Lain

Bayi yang menangis di malam hari bisa membangunkan orang serumah. Jika sekamar dengannya, Anda bisa cepat mene­nangkannya, sebelum orang lain terganggu.

4.  Bayi Tidur Lebih Nyenyak

Beberapa psikolog mengatakan, bayi tidur lebih nyenyak bila mendengar suara napas Anda seperti waktu berada dalam kan­dungan.

5. Mudah Menyusui

Mudah sekali memberi susu bila bayi tidur dengan Anda, tidak perlu bangkit dari tempat tidur.


B. Kontra

1.  Tidur Anda Tak Nyenyak

Suara-suara bayi bisa mengganggu dan membuat Anda bising. Anda harus bersabar sampai bayi tenang kembali.

2. Terlalu Banyak perhatian

Perhatian terlalu banyak pada bayi, akan membangun pola pikir bahwa Anda selalu datang setiap ia menangis. Akibatnya, bayi akan marah saat Anda ingin mengajarinya tenang tanpa Anda.

3.  Malas Berhubungan Intim

Kehadiran bayi di kamar atau tempat tidur bisa menghambat aktivitas seksual Anda berdua.

4.  Kebebasan Berkurang

Anda dan suami mungkin terpaksa mengurangi suara dan kegiatan saat bayi tidur bersama Anda, kebebasan jadi berkurang karena kehadirannya.

5.  Si Kakak Cemburu

Anak Anda yang lain, terutama yang berusia 2 tahun, bisa cemburu pada adik bayinya. •


Disadur dari buku Akrab dengan Si Kecil - editor Deni Karsana - Wyeth Nutritionals

comments powered by Disqus

Kisah Mertua dan Menantu

Urainab baru saja menikah. Ia tinggal bersama suami di rumah mertuanya. Sejak pertama kali tinggal di rumah mertuanya, Urainab sudah merasa tidak cocok dengan ibu mertua. Urainab merasa mertuanya sangat keras dan cerewet. Ura

connect with abatasa