Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Parenting»Ingat! Mengekang = Menjerumuskan Anak

Ingat! Mengekang = Menjerumuskan Anak

Bagi para orang tua, nasehat satu ini mungkin patut untuk menjadi pertimbangan utama dalam tumbuh kembangkan anak. Sebab, meskipun maksud sang orang tua baik, namun tidak selamanya hal tersebut berbuah manis.

Rabu, 19 Januari 2011

Bagi para orang tua, nasehat satu ini mungkin patut untuk menjadi pertimbangan utama dalam tumbuh kembangkan anak. Sebab, meskipun maksud sang orang tua baik, namun tidak selamanya hal tersebut berbuah manis.

Tengok saja apa yang disampaikan Psikolog Rumah Sakit Umum Daerah, Dr Sutomo, Surabaya, Joko, SPsi. Menurut dia, orangtua tidak boleh mengekang perkembangan anak, atau memanjakannya. Hal tersebut dapat mengakibatkan anak terjerumus.

"Orang tua harus tega dalam membina perkembangan anak, biarkan mereka tumbuh sendiri sesuai dengan jiwa dan umurnya," kata Joko, SPsi, dalam seminar sehari tentang sosialisasi Forum Komunikasi Keluarga Dengan Anak Cacat (FKKDAC) Gresik, di Putri Mijil, Selasa (21/12).

Ia menjelaskan, kesalahan orang tua terbesar dalam membimbing anak adalah terlalu banyak berharap dari anak sehingga perkembangan anak berkurang. "Orangtua juga perlu mewaspadai IQ anak, bila 50-60 termasuk tuna graita ringan, IQ 30-49 tuna graita sedang, untuk tuna graita berat IQnya di bawah 29," ujar Joko dihadapan 100 anak cacat dari 7 SLB se-Gresik tersebut.

Sementara Staf ahli Bupati Gresik, Khusaini Mustas, yang membuka seminar berharap lembaga ini mampu menjadi wadah orang tua yang anaknya penyandang cacat sebab di Gresik belum ada panti untuk anak cacat. "Namun di kecamatan sebenarnya sudah ada, namanya pekerja sosial masyarakat (PSM), sehingga nantinya kepentingan orang tua dengan PSM bisa terjalin dengan baik," ujar mantan Kadindik Gresik ini.

Sumber: republika.co.id

comments powered by Disqus

Rendah Hati, Bukan Rendah Diri

Rendah hati artinya sifat bijak yang melekat pada sesorang, memposisikan dirinya dengan orang lain sama, merasa tidak lebih baik, tidak lebih mahir,tidak lebih pintar, tidak juga lebih mulia.

connect with abatasa