Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Parenting»Memahami tes IQ

Memahami tes IQ

Ketika melihat hasil tes IQ anak, mungkin Anda tak sepenuhnya memahami angka-angka yang tertera. Angka-angka tes IQ memang bukan hanya satu angka besar, tetapi biasanya dibagi ke dalam beberapa bagian. Ini dia: ...

Senin, 25 Mei 2009

Isi tes IQ

Ketika melihat hasil tes IQ anak, mungkin Anda tak sepenuhnya memahami angka-angka yang tertera. Angka-angka tes IQ memang bukan hanya satu angka besar, tetapi biasanya dibagi ke dalam beberapa bagian. Ini dia:

IQ: Tingkat kecerdasan secara umum.

IQ Verbal: Kemampuan anak dalam memahami dan menggunakan bahasa. Misalnya, banyaknya kosa kata yang dia pahami.

IQ Performance: Kemampuannya dalam memahami dan memecahkan masalah sehari-hari, yang tidak terlalu berhubungan dengan bahasa. Misalnya, bagaimana dia mengerti bentuk-bentuk geometris yang jadi dasar dari memahami bentuk huruf dan mengerjakan persoalan fisika matematika kelak.

Daya tangkap: Seberapa cepat ia menangkap dan mempelajari hal baru.

Daya ingat: Kemampuannya untuk mengingat hal-hal yang sudah pernah dikenali atau dipelajari.

Konsentrasi: Kemampuan untuk mempertahankan perhatian ketika sedang mengerjakan sesuatu, seberapa lama ia betah dan bisa berpikir.

Pengetahuan umum: Seberapa luas wawasannya, seberapa banyak informasi yang bisa ia serap dari lingkungan. Misalnya: ketika ia membaca majalah, seberapa banyak yang bisa ia ingat setelahnya.

Pengertian angka: Kemampuannya dalam berhitung, baik ketika melakukan perhitungan angka ataupun untuk mengerti rumus yang digunakan dalam suatu soal cerita.

Kemampuan psikomotorik: Keluwesannya dalam menggunakan tangan, kaki dan jari-jemarinya untuk membentuk atau mengubah suatu benda.

Kalaupun Anda cemas dan ingin membantunya menjalankan tes IQ, bukan berarti Anda harus mencarikan jenis-jenis soal tes IQ. Sebaiknya, bantulah ia memahami dan meningkatkan keterampilan dan kemampuan di atas. Dengan begitu, apapun bentuk dan soal tesnya, ia akan berhasil melewatinya dengan baik. - ASA

comments powered by Disqus

Sembilan Langkah Supaya Anak Mau makan

Bukan itu saja. Ketika disuapi, anak bertingkah macam- macam. Ia lari ke sana ke mari, dan menangis jika dipaksa duduk. Jika pun mau makan, makanan tersebut tak dikunyah segera, tetapi diemut dulu.

connect with abatasa