Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Nasehat»Menyadari (Kesempurnaan Diri)

Menyadari (Kesempurnaan Diri)

Sewajarnya, setiap diri memiliki keinginan, cita-cita, rencana yang benar dan wajar dalam hidupnya. Bahkan, kita sangat dianjurkan untuk gigih berikhtiar

Kamis, 19 Februari 2009

Alhamdulillaahirabbil'aalamiin, Allahuma shalli 'ala Muhammad wa'ala aalihi washahbihii ajmai'iin. Sewajarnya, setiap diri memiliki keinginan, cita-cita, rencana yang benar dan wajar dalam hidupnya. Bahkan, kita sangat dianjurkan untuk gigih berikhtiar mencapai apapun yang terbaik bagi dunia dan akhirat.

Menyempurnakan ikhtiar dengan kemampuan maksimal yang Allah berikan kepada kita. Namun, bersamaan dengan itu, kita pun harus sadar bahwa kita hanyalah makhluk yang memiliki berbagai keterbatasan.

Dalam hidup ini ternyata sering kali terjadi sesuatu sesuatu yang tidak terjangkau daya nalar kita, diluar dugaan. Tanpa kesadaran ini, manusia  sangatlah mudah untuk terjerumus pada kedongkolan, keluh kesah, kegaluan dan keresahan.

Betapa ruginya jika hari-hari yang kita lalui disisi dengan hal-hal negatif seperti itu, padahal hidup hanya satu kali dan singkat, sementara kejadian diluar batas kemampuan kita pasti akan terjadi lagi.

Sadarilah seyakinnya, kita punya rencana, Allah pun akan memilikinya. Dan yang pasti terjadi, adalah apa yang menjadi rencana Allah. Karena itu, fa,idza azamta fa tawaqqal alallah. Bulatkan tekad, sempurnakan ikhtiar, dan hati memasrahkan segala keputusan kepada Allah. Wallahu'alam

comments powered by Disqus

Tenang Dalam Setiap Sikap

Saudaraku yang baik, ketenangan menjadi sesuatu yang dibutuhkan setiap orang. Terutama ketika sedang menghadapi masalah atau saat hendak mengambil keputusan. Orang yang tenang tidak pernah galau, panik tergesa-gesa, tidak emosional, tidak overacting. Orang

connect with abatasa