Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Nasehat»Gemar Menuntut Ilmu

Gemar Menuntut Ilmu

Sungguh teramat beruntung orang yang banyak memiliki ilmu dan informasi yang luas. Sehingga ia mampu berbuat lebih baik, lebih benar dan lebih banyak daripada yang lain. Sebaliknya, orang ...

Kamis, 01 Maret 2007

Sungguh teramat beruntung orang yang banyak memiliki ilmu dan informasi yang luas. Sehingga ia mampu berbuat lebih baik, lebih benar dan lebih banyak daripada yang lain. Sebaliknya, orang yang ketinggalan dalam hal informasi dan pengetahuan, maka ia akan tertinggal, terpinggirkan, tergantikan oleh orang yang leblh berilmu. Maka, menjadi sebuah kewajiban bagi setiap manusia yang ingin maju, bermanfaat bagi sebanyak-banyak ummat untuk senantiasa menuntut ilmu.

Banyak sekali dampak yang akan dirasakan jika seseorang kurang ilmu dan informasi. Diantaranya, ia bisa bertindak salah. Karena itu, kalau kita ragu, tidak mengetahui secara jelas sebuah informasi, maka bertanyalah, agar jangan sampai bertindak keliru. Mengapa ada orang yang akhlak dan bicaranya sangat bagus? Hal itu bisa terjadi karena ilmu yang dikuasainya sangat dalam, wawasannya luas, dan pengalamannya banyak. Akibatnya, setiap bertindak dan berkata, selalu baik, benar, meskipun kadangkala terlihat kecil.

Sedang, orang yang kurang ilmu, cirinya adalah bila bicara sepanjang apapun tidak ada hal manfaat yang dibicarakannya. Seorang ibu, misainya, kalau kurang ilmu, wawasan, dan pengalamannya, maka dalam mendidik anak cenderung akan lebih sering marah, karena pilihan tindakan yang bijak terbatas. Barbeda dengan orang yang sebaliknya, ia akan memilih tindakan yang terbaik, dengan cara terbaik agar tidak ada siapapun yang terluka oleh perkataan dan sikapnya.

Oleh karena itu, mulai sekarang apabila kita ingin leluasa dalam hidup, upayakan banyak belajar, menyimak, dan mendengarkan. Cari dan dekati apapun yang akan menjadi ilmu. Pokoknya, setiap waktu harus jadi penambah ilmu, wawasan, dan pengalaman. Karena itulah kekayaan kita. Bila tidak pasti akan berat. Sebab setiap hari, masalah, konfilk bertambah. Jangan sampai emosi juga turut naik. Niscaya akan capek hidup seperti ini, hidup tanpa ilmu.

Maka, ingin kuat iman kuncinya ilmu. Ingin dunia kuncinya ilmu. Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang menginginkan dunia, wajib dengan ilmu. Barangsiapa yang ingin akhirat wajib dengan ilmu. Dan barangsiapa yang ingin kedua-duanya maka wajib clengan ilmu pula. Jadi, kalau ingin menikmati hidup adalah dengan ilmu. Tanpa ilmu, stress yang akan didapat. Tidak ada lagi yang bisa dikeluarkan.

Keleluasaan hidup hanyalah bagi orang yang beriman dan berilmu. Bukankah Allah SWT telah berjanji akan meninggikan orang yang beriman dan berilmu diantara manusia beberapa derajat? Dengan kata lain, meskipun orang memiliki harta, pangkat, dan jabatan, namun bila kurang beriman dan kurang ilmu, tetap saja tidak bisa.

comments powered by Disqus

Ciri-ciri Ahli Ma`rifat

Hati ini diciptakan Allah untuk menjadi tempat kebahagiaan hakiki. Karena itu hati harus selalu dekat dengan Allah. Bila hati sudah terisi dunia, Allah tidak mau mengisinya. Begitu pun cinta kepada manusia,

connect with abatasa