Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Nasehat»Rahasia Dibalik Doa

Rahasia Dibalik Doa

Belum terkabulnya doa si hamba, setelah berusaha berulang-ulang berdoa penuh harapan, jangan sampai berputus asa, karena belum terkabulnya doa kita. Sebab Allah SWT telah memberi jaminan diterimanya doa setiap hamba Allah, ...

Kamis, 21 Desember 2006

Saudaraku Segala puja dan puji lengkap,utuh hanyalah milik Allah semata, Walaupun seluruh pujian kita ucapkan dengan pujian yang terbaik pasti tidak akan pernah bisa memuji Allah yang sesungguhnya Karena Allah Maha Agung dari apapun yang bisa kita bayangkan, Maha sempurna dari apapun yang bisa kita ucapkan. Dialah Allah penggenggam langit dan bumi yang Maha gagah dan Maha Dahsyat Yang menciptakan kita, Yang menguasai diri kita, Yang menentukan dari apa yang dia kehendaki tanpa bisa kita halangi, Dialah Allah Yang Maha Sempurna ampunan dan kasih sayangnya. Allahuma shalli 'ala Muhammad wa'ala aalihi washahbihiiajmai'iin.

“Belum terkabulnya doa si hamba, setelah berusaha berulang-ulang berdoa penuh harapan, jangan sampai berputus asa, karena belum terkabulnya doa kita. Sebab Allah SWT telah memberi jaminan diterimanya doa setiap hamba Allah, menurut pilihan dan kemauan Allah sendiri, bukan atas pilihan dan kemauan si hamba ,atau menurut waktu yang dikehendaki hamba, akan tetapi Allah ta'ala telah menetapkan kapan dan di saat apa doa seorang hamba diterima oleh-Nya ”(dari Kitab Al-Hikam Syekh Ahmad Ataillah) Janji Allah pasti tidak pernah ada yang meleset walau satu detikpun, satu noktahpun Allah berjanji akan mengijabah setiap doa. Maka janji itu pasti terjadi, hanya saja doa kita diijabah bukan sesuai dengan keinginan kita tetapi sesuai keinginan Allah. 

Waktunyapun bukan kita yang menentukan tetapi waktu miliki Allah. Yang paling tepat saudaraku, kita disuruh berdoa bukan untuk memaksa Allah, bukan pula untuk memberitahu Allah,kita disuruh berdoa karena doa akan memperjelas kita sebagai hamba dan Allah YangMaha Kuasa.Allah Yang Maha Tahu Keadaan kita, tanpa harus diminta sudah memberi segala-galanya. Kita tidak minta setiap waktu agar diberi makanan oleh Allah tetapi SubhanAllah, kita selalu diberi makan. Kita tidak meminta mengedipkan mata dan mata telah dikedipkan oleh Allah. Kita tidak meminta jantung berdetak dan jantung tanpa kita sadari didetakkan oleh Allah setiap waktu. Ternyata saudaraku lebih banyak yang tidak kita minta dibanding yang kita minta. 

Rahasia Dibalik Doa

 

Oleh karena itu, kalau suatu saat kita memanjatkan doa maka kita harus tahu persis doa itu bagian dari ibadah, doa itu perintah dari Allah, dan doa itu memperjelas kelemahan kita bahwa kita yang membutuhkan dan Allah yang mencukupi kebutuhan. Suatu saat salah seorang guru kami dari Demak pernah ditanya “Kyai bagaimana supaya doa mustajab ?” beliau mengatakan “sebut saja perbendaharaan surga” “ Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil'aliyyil'azhiim.

Artinya: Tiada daya-upaya dan kekuatan selain dengan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Dengan doa ini semakin memperjelas kita bahwa kita tidak berdaya dan Allah Maha Kuasa. Doa Nabi Yunus: Laa ilaaha illaa annta subhaanaka innii kunntu minazhzhaalimiin. Artinya: Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zhalim (Q.S: Al- Anbiya, (21) : 87) Kita mengakui diri ini dzalim dan kita mengakui Allah itu sempurna, Insya Allah itulah yang membuat mustajabnya doa.

Oleh karena itu para pendoa yang baik harus semakin terasa bahwa kita ini tidak punya apa-apa kecuali sekedar Allah yang menitipkan tubuh saja. Kita tidak mengerti, kita tidak punya ilmu kecuali sepercik yang Allah ajarkan sedikit. Tentang diri saja kita tidak tahu.Kita tidak punya harta kecuali sekedar yang Allah karuniakan dan tidak artinya jika dibanding alam semesta.hasia Dibalik Doa   Wallahu a'lam.


comments powered by Disqus

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiiq

Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amru bin Ka`ab bin Sa`ad bin Taim bin Murrah bin Ka`ab bin Lu`ai bin Ghalib bin Fihr al-Qurasy at-Taimi - radhiyallahu`anhu. Bertemu nasabnya dengan Nabi pada kakekn

connect with abatasa