Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Nasehat»Haji Yang Mabrur

Haji Yang Mabrur

Saudaraku, ibadah haji adalah nikmat dari Allah yang dilaksanakan dengan tata nilai. Selain itu ibadah haji juga amal shaleh dari Allah, karena sepulang dari tanah suci orang-orang disekitar kita mengetahui bahwa kita telah dijamu oleh Allah dan pernah berada di tempat yang dimuliakan-Nya. Melaksanankan ibadah haji tentunya dirindukan oleh seorang muslim agar bisa menyempurnakan keislamanannya.

Senin, 04 Desember 2006

Saudaraku, ibadah haji adalah nikmat dari Allah yang dilaksanakan dengan tata nilai. Selain itu ibadah haji juga amal shaleh dari Allah, karena sepulang dari tanah suci orang-orang disekitar kita mengetahui bahwa kita telah dijamu oleh Allah dan pernah berada di tempat yang dimuliakan-Nya. Melaksanankan ibadah haji tentunya dirindukan oleh seorang muslim agar bisa menyempurnakan keislamanannya.

Dengan harapan agar menjadi haji yang mabrur, haji yang diterima oleh Allah, walaupun kita tidak bisa melihat sesungguhnya pada saat menunaikan ibadah haji, Allah membanggakan kita dihadapan para malaikat. Allah pun berjanji bahwa doa-doa diijabah, hingga andai kita wafat, insya Allah bagi haji mabrur tiada balasan dari Allah dengan jaminan selain surga.

Sebaik-baik haji yang mabrur adalah haji yang memberi teladan dan mampu merubah diri agar menjadi lebih baik dari sebelumnya. Bagaimana mungkin kita mampu merubah bangsa kalau merubah diri sendiri tidak bisa, bagaimana kita merubah lingkungan kita, jika merubah kata-kata saja tidak sanggup, bagaimana mungkin kita merindukan negeri yang berubah kalau diri kita tidak pernah mengawali seni merubah diri.

Selain itu haji yang mabrur diharapkan mampu memberikan keteladanan. Keteladanan adalah kekuatan yang hanya dilakukan oleh orang-orang yang bersungguh-sungguh menjadi tauladan dan mampu menjaga amanah terhadap nikmat haji yang telah Allah berikan. Wallahu a'lam bish showab

comments powered by Disqus

Sembilan Langkah Supaya Anak Mau makan

Bukan itu saja. Ketika disuapi, anak bertingkah macam- macam. Ia lari ke sana ke mari, dan menangis jika dipaksa duduk. Jika pun mau makan, makanan tersebut tak dikunyah segera, tetapi diemut dulu.

connect with abatasa