Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Nasehat»Mengukur Kemampuan Diri

Mengukur Kemampuan Diri

Maka sebaiknya kita harus terampil mengukur diri dan membaca situasi secara tepat sehingga kita bisa menempatkan segala sesuatu dengan baik.

Kamis, 22 Juni 2006

Saudaraku, ternyata salah satu hal penting dalam manajemen diri adalah ketika kita mampu mengukur keterampilan diri sendiri. Artinya kita harus mampu dengan jujur menilai diri sendiri. Contohnya kita akan terjebak dalam situasi yang tidak mengenakkan ketika kita melakukan kesalahan mengukur kemampuan diri. Merasa mampu padahal tidak, maka akhirnya tugas yang seharusnya diselesaikan ternyata tidak dapat diselesaikan dengan baik. Maka jangan heran jika akhirnya menjadi stres. Maka sebaiknya kita harus terampil mengukur diri dan membaca situasi secara tepat sehingga kita bisa menempatkan segala sesuatu dengan baik.
 
Terkadang percaya diri yang berlebihan dapat membuat seseorang menjadi ceroboh, tidak mau mendengar pendapat orang lain, tidak memerlukan pemikiran orang lain dan itu sebenarnya merupakan sebuah kegagalan.
 
Perasaan minder juga merupakan salah satu ciri seseorang salah dalam mengukur diri. Biasanya perasaaan minder akan menyebabkan seseorang sering mendramatisasi kekurangan dirinya, seakan-akan kekurangannya lebih dominan, padahal sebenarnya dia mempunyai kemampuan, tetapi justru tenggelam oleh rasa mindernya.

Terlalu percaya diri akan menimbulkan masalah, kurang percaya diri juga akan menimbulkan masalah. Dari sini dapat di simpulkan bahwa orang yang tidak mengenal dirinya dengan tepat, maka dia hanya akan menimbulkan masalah ketika berinteraksi dengan lingkungannya. Wallahu a`lam bish showab
 

comments powered by Disqus

Kumpulan Hadits tentang Keluarga

Lelaki tua itu menjawab: "Tanyakan saja kepadanya, ya Rasulullah, bukankah saya menafkahkan uang itu untuk beberapa orang ammati (saudara ayahnya)

connect with abatasa