Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Nasehat»Beribadah dengan Benar

Beribadah dengan Benar

Sebenarnya, ibadah akan membuat hidup kita semakin jelas. Kita akan tahu kedudukan kita ada di mana. Kita sebagai manusia adalah hamba di mata Allah

Senin, 06 Februari 2006

Semoga Allah menolong kita untuk menyadari semua kekeliruan dalam hidup serta menganugerahkan kepada kita kemampuan untuk memperbaikinya. Saudaraku, salah satu elemen yang sangat menentukan sukses tidaknya seseorang dalam membangun diri dan bangsanya adalah beribadah dengan benar. Beribadah dengan benar artinya membangun fondasi yang membuat visi hidup kita semakin jelas.
 
Sebagaimana yang kita yakini, bahwa Allah menciptakan jin dan manusia untuk beribadah hanya kepada-Nya. Allah menciptakan dunia dan seisinya sebagai fasilitas berkarya dan bekal untuk menghadap kepada-Nya di kemudian hari. Allah menciptakan manusia dalam sebaik-baik bentuk. Allah menciptakan Nabi Muhammad SAW, sebagai suri tauladan bagi ummat manusia. Dan Allah sediakan bumi dan seisinya agar manusia hanya mengabdi kepada Allah SWT.
 
Akan tetapi yang sering terjadi malah sebaliknya. Manusia diperbudak oleh kemilau duniawi. Malah tidak jarang manusia diperbudak oleh manusia lainnya. Padahal di sisi Allah, semua manusia itu sama, hanya ketakwaanlah yang membedakannya. Ada hamba harta, hamba syahwat, hamba pangkat, hamba gelar, hamba amarah, dan hamba lainnya. Inilah yang menyebabkan manusia menjadi rusak. Dia terpuruk oleh kesalahannya sendiri dalam menyikapi dunia ini.
 

Sebenarnya, ibadah akan membuat hidup kita semakin jelas. Kita akan tahu kedudukan kita ada di mana. Kita sebagai manusia adalah hamba di mata Allah. Dan Allah adalah Rabb semesta alam, Zat Yang Maha Tahu segalanya dan harus kita ibadahi. Dunia berikut aksesorinya adalah pelayan kita. Ibadah adalah segala sesuatu yang dijalankan dengan niat lurus karena Allah dan ikhtiar di jalan-Nya.

Kita harus meluruskan niat untuk mengabdikan diri kepada Allah. Demikian juga dengan caranya. Masalah rezeki adalah urusan Allah. Tugas kita adalah memastikan agar cara menjemputnya dengan benar. Ini juga merupakan bentuk dari ibadah kepada Allah. Wallahu a`lam bish showab
 

comments powered by Disqus

Sembilan Langkah Supaya Anak Mau makan

Bukan itu saja. Ketika disuapi, anak bertingkah macam- macam. Ia lari ke sana ke mari, dan menangis jika dipaksa duduk. Jika pun mau makan, makanan tersebut tak dikunyah segera, tetapi diemut dulu.

connect with abatasa