Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Nasehat»Menatap Ayat-Ayat Allah

Menatap Ayat-Ayat Allah

Marilah saat ini kita jadikan saat dimana mata ini menatap lebih banyak lagi ayat-ayat Allah, kita perbanyak tilawah Al Qur’an dengan kedalaman hati.

Kamis, 20 Oktober 2005

Saudaraku yang budiman, setelah menikmati indahnya bulan ramadhan, maka inilah saatnya kita belajar memandang sesuatu agar apapun yang kita pandang menjadi pembuka hati kita. Diantaranya adalah marilah saat ini kita jadikan saat dimana mata ini menatap lebih banyak lagi ayat-ayat Allah, kita perbanyak tilawah Al Qur’an dengan kedalaman hati karena Insya Allah andaikata kita sudah terbiasa membacanya dan cinta kepada Al Qur’an maka Al Qur’an pun akan mencintai kita, dia akan menagih. Dan tiada senikmat-nikmat bacaan selain membaca Al Qur’anul Karim. Subhanallah.
 
Selanjutnya, sebaik-baik bacaan sesudah bacaan Al Quran adalah membaca ilmu, ilmu yang mana ? yaitu ilmu yang bisa membuat kita mengenal Allah SWT, ilmu yang membuat kita bisa mengenal diri, ilmu yang membuat kita mengenal jalan menuju Allah. Oleh karena itu siapapun yang matanya sangat jarang membaca, maka tidak usah heran dirinya akan dibelenggu oleh kebodohan dan kebodohan itu adalah bagaikan sebuah rantai yang membuat kita tidak bisa bergerak.

Kita pun harus menatap keagungan Allah lainnya ; langit, bumi dan segala isinya Artinya ; (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS Al Imran 191)
 
Saudara-saudaraku sekalian ayat di atas mengungkapkan betapa, berdiri duduk dan berbaring dengan melihat seisi alam ini akan membuat kita menyadari bahwa segala-galanya hanyalah milik Allah, andai kita melihat apapun membuat kita senantiasa dekat pada Allah.  Wallahu a’lam bish showab 
 
 

comments powered by Disqus

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiiq

Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amru bin Ka`ab bin Sa`ad bin Taim bin Murrah bin Ka`ab bin Lu`ai bin Ghalib bin Fihr al-Qurasy at-Taimi - radhiyallahu`anhu. Bertemu nasabnya dengan Nabi pada kakekn

connect with abatasa