Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Nasehat»Waspada Tipuan Syetan

Waspada Tipuan Syetan

Saudaraku yang budiman, walau setan tidak nampak wujudnya, tidak nyata terlihat oleh indra kita, namun hasil perbuatannya sungguh riil membuat manusia menderita, sengsara dunia akhirat.

Rabu, 20 Juli 2005

Alhamdulillaahirabbil`aalamiin, Allahuma shalli `ala Muhammad wa`ala aalihi washahbihii ajmai`iin.

Saudaraku yang budiman, salah satu makhluk Allah yang senatiasa kita waspadai adalah syetan laknatullah. Betapa tidak, walau setan tidak nampak wujudnya, tidak nyata terlihat oleh indra kita, namun hasil perbuatannya sungguh riil membuat manusia menderita, sengsara dunia akhirat. Karena syetan tidak punya tugas lain kecuali menjerumuskan, menyuruh manusia kepada kemungkaran dan perbuatan yang tidak diridhai Allah, terutama melalui hawa nafsu manusia.

Banyak yang telah menjadi korban tipu muslihatnya, mengikuti hawa nafsu duniawi termasuk diri kita. Memang kadangkala kita mampu menahan bisikan itu, namun saat kita lengah mustahil kita terjebak tipuan syetan.
Saudaraku, syetan sangat senang menyuruh kita agar mengumbar nikmat secara berlebihan.

Syetan membisik kita agar menuruti nafsu syahwat, walaupun haram. Begitu pula dengan nikmat lainya, seperti makan, ia selalu memenuhi segala keinginannya untuk melahap semua jenis makanan yang enak-enak, tidak peduli halal atau haram, yang penting perutnya terpuaskan. Segala dorongan syetan ini mensyaratkan kita untuk hati-hati terhadap keinginan, kehendak yang didasari nafsu semata, kita harus betul-betul bertanya pada diri, ini kebutuhan atau hanya nafsu saja. Mudah-mudahan dengan berupaya sangat menjaga diri, kita dilindungi Allah dari segala hal yang tidak disukai-Nya. Wallahu a`lam bish shawab

comments powered by Disqus

Ciri-ciri Ahli Ma`rifat

Hati ini diciptakan Allah untuk menjadi tempat kebahagiaan hakiki. Karena itu hati harus selalu dekat dengan Allah. Bila hati sudah terisi dunia, Allah tidak mau mengisinya. Begitu pun cinta kepada manusia,

connect with abatasa