Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Nasehat»Ibadah Sebagai Pondasi

Ibadah Sebagai Pondasi

Saudaraku yang baik, orang yang merasa sukses tanpa ibadah adalah ibarat bangunan tanpa pondasi.

Rabu, 20 Juli 2005

Saudaraku yang baik, orang yang merasa sukses tanpa ibadah adalah ibarat bangunan tanpa pondasi. Bangunannya akan goyah  dan akhirnya roboh, ketahuilah dengan ibadah yang baik Insya Allah akhlak menjadi lebih terjaga karena ada yang menuntun, dengan ibadah yang baik Insya Allah qolbu menjadi tentram, pikiran menjadi jernih, berprestasi lebih mudah, ide dan gagasan akan ditolong oleh Allah SWT. Dengan ibadah yang baik doa-doa kita Insya Allah akan dikabul, ketika doa dikabul semua masalah akan ada jalan keluar, kita akan menghadapi banyak masalah dalam hidup ini , tapi tidak ada masalah kalau Allah menuntun kita. Dengan ibadah yang tangguh kita akan terpelihara “Innasholaata tanhaa ‘anilfahsyaai wal munkar” (Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar (QS. Al Ankabut (29) ; 45) Kita akan terpelihara dari perbuatan dzolim terhadap orang lain, dengan shalat yang tangguh kita akan memiliki kestabilan emosi. Dengan melakukan sholat, dzikir, shodaqoh, ibadah haji dan ibadah lainnya Insya Allah akan menjadi perangkat untuk membuat pondasi kesuksesan. o:p>

Orang-orang yang jauh dari ibadah akan kehilangan orientasi dalam mengarungi hidup ini, pekerjaan yang dia lakukan hanya mencari uang tanpa didasari niat yang lurus, padahal mau dikemanakan uang, mau ditaruh di bank? apakah kita sudah pernah melihat uangnya? Mau kemana saudaraku, hidup di dunia ini hanya menumpang dan sementara, tanpa ibadah kita tidak akan mendapatkan amal-amal dari kesibukan yang kita lakukan. Tanpa ibadah kita tidak akan merasakan ketentraman dalam hidup ini, tanpa ibadah tidak ada pelindung dalam kehidupan yaitu  Allah SWT.

Seseorang yang ibadahnya tangguh dialah yang akan benar-benar mengawali kesuksesannya dengan baik, hanya sekedar mimpi kalau negeri kita ingin bangkit tapi kita sebagai rakyat dan para pemmpinnya menganggap remeh ibadah, hanya sekedar mimpi jika kita menginginkan aparat yang baik kalau para pemimpinnya tidak beribadah, hanya sekedar mimpi jika kita menginginkan tentara yang baik kalau kepada Allah tidak takut, tentara yang hanya bergantung dengan peluru untuk meluluh lantakan musuhnya, ketika sekali waktu kehabisan peluru ketika menghadapi musuh dijamin akan menghadapi kesulitan. Tetapi andaikata memiliki juga doa Insya Allah dapat meluluhkan  hati musuh sehingga musuhpun Insya Allah menjadi  sholeh. Berapa banyak di zaman Rasullulah saw yang musuhnya terkulai hatinya, walaupun tubuhnya gagah ternyata mereka tidak kalah dengan senjata tetapi justru dengan doa sebagai senjata. Kalau para pengambil keputusan tidak dibimbing oleh Allah karena tidak menjalan ibadahnya, apa yang bisa dilakukan oleh manusia seperti kita ? bukankah Allah Yang Maha Menguasai dan Penggenggam Segala Kejadian.

Oleh karena itu saudaraku marilah siapapun yang ingin meraih kesuksesan ,belajarlah lebih banyak lagi tentang agama agar kita tahu bagaimana cara beribadah dengan benar. Ibadah itu harus dilandasi niat yang lurus dan benar pula cara mencari ilmunya untuk kemudian mulai mempraktekan secara istiqomah, ajaklah istri dan anak untuk beribadah dengan benar. Insya Allah akan bangkit suatu saat nanti kesuksesan yang kita harapkan, karena tidak ada yang menolong kita selain Allah. Cukuplah Allah Menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung dan Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik Penolong Hanya Allah lah yang menguasai langit  dan bumi, kita semua dalam genggaman Allah, sedang manusia seperti kita akhirnya akan mati, sehebat apapun kita, sekaya apapun kita, segagah apapun tetap akan mati juga,setinggi apapun kekuasaan yang kita miliki akan mati. Terlalu sombong bagi kita jika hidup tidak mengenal ibadah. Seseorang dianggap sombong dan takabur cirinya adalah ketika enggan ibadah, Ibadah harus menjadi pondasi, tanpa ibadah yang tangguh untuk meraih kesuksesan dunia akherat hanyalah mimpi. Wallahu ‘alam bisshwab.

comments powered by Disqus

Tenang Dalam Setiap Sikap

Saudaraku yang baik, ketenangan menjadi sesuatu yang dibutuhkan setiap orang. Terutama ketika sedang menghadapi masalah atau saat hendak mengambil keputusan. Orang yang tenang tidak pernah galau, panik tergesa-gesa, tidak emosional, tidak overacting. Orang

connect with abatasa