Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Nasehat»Dikala Ujian Dan Cobaan Datang

Dikala Ujian Dan Cobaan Datang

Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk ke dalam surga,padahal belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan,

Selasa, 07 Mei 2013

Dikala Ujian Dan Cobaan Datang .. Maka Bersabarlah...

Yaa Rabbi....Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta, berfikir sebelum bertindak, santun dalam berbicara, tenang ketika gundah, diam ketika emosi melanda, bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq, sebijaksana Umar bin Khattab, sedermawan Utsman bin Affan, sepintar Ali bin Abi Thalib, sesederhana Bilal, setegar Khalid bin Walid radliallahu’anhum...Aamiin ya Rabbal’alamin.

"Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk ke dalam surga, padahal belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam goncangan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang bersamanya Bilakah datang pertolongan ALLAH? Ingatlah sesungguhnya pertolongan ALLAH amatlah dekat." (QS. Al Baqarah:214)

Cobaan d an ujian sesunggunya semua itu tidaklah akan terlepas dari kita manusia yang masih menjalani kehidupan di dunia.Karena sesungguhnya kesenangan, kesedihan, kebahagiaan, penderitaan, tawa dan air mata adalah warna dari kehidupan yang kita jalani didunia...dan semua adalah sudah menjadi ketetapan ALLAH AZZA WA JALA dan tidak lah dari kita satupun yang akan mampu menghalaunya.

Dan hanyalah ketebalan iman kita kepada-Nya dan kesabaran kita dalam menghadapi dan menjalani semua ujian yg tengah ALLAH titipkan kepada kita akan menjadi benteng yang sangat kokoh dan kuat sehingga kita sebagai makhluk-Nya terhindar dari berburuk sangka kepada ALLAH atas segala yang telah menjadi ketetapan-Nya.

Oleh karenanya dalam keadaan apapun kita sebagai hamba-Nya yang beriman harus senantiasa berbaik sangka dan yakin bahwa tidaklah ALLAH AZZA WA JALA menurunkan suatu musibah elebihi batas kemampuan hamba-Nya dan tidaklah ALLAH menciptakan penyakit tanpa penawarnya (obat)

"ALLAH tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya. Dan ALLAH cinta dan ridha kepada orang yang sabar"(Al Baqarah ayat 286)

Karena sesungguhnya cobaan dan ujian yang datang adalah bentuk dan cara dari ALLAH AZZA WA JALA mencintai hamba-hamba-Nya yang senantiasa bersabar atas segala yg telah menjadi ketetapan-Nya. Karena kesabaran itu adalah satu perkara yang sangat dicintai ALLAH AZZA WA JALA...

"ALLAH mencintai orang-orang yang sabar." (QS. Al Imran : 146) "
Dan sungguhlah bahwa kesabaran adalah salah satu perintah-Nya kepada kita sebagai makhluk-Nya...karena kesabaran kedudukan yang tinggi dalam agama islam.

"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar, .." (QS.Al-Baqarah: 153)

Karenanya marilah kita renungkan bersama bahwa sesungguhnya ketika ujian dan cobaan datang menghampiri kita akan ada hikmah yang indah dibalik semuanya. Karena sekali lagi bahwa ujian dan cobaan yg datang adalah bentuk dari ALLAH mencintai makhluk-Nya.Dan semoga kita semua adalah tergolong hamba-hamba-Nya yang senantiasa bersabar dalam segala ketetapan-Nya dan senantiasa mengagungkan kebesaran asma-Nya dalam keadaan apapun.

Karena janji ALLAH AZZA WA JALA sangatlah besar bagi hamba-Nya yang senantiasa bersabar.

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
Sebuah renungan untukku, untukmu, untuk kita semua.Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci...

Bergeraklah masuk, Buka tiap lembaran kalimat hati, maknai, lalu tunaikanlah

SEMOGA BERMANFAAT

comments powered by Disqus

Tenang Dalam Setiap Sikap

Saudaraku yang baik, ketenangan menjadi sesuatu yang dibutuhkan setiap orang. Terutama ketika sedang menghadapi masalah atau saat hendak mengambil keputusan. Orang yang tenang tidak pernah galau, panik tergesa-gesa, tidak emosional, tidak overacting. Orang

connect with abatasa