Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Motivation»Pengakuan Sang Juara

Pengakuan Sang Juara

Pagi ini pada talkshow rutin di jaringan Radio Sonora, saya membawa serta peraih medali emas dari cabang bulu tangkis Asian Games 2010 Guangzhou, China,

Rabu, 01 Desember 2010

Pagi ini pada talkshow rutin di jaringan Radio Sonora, saya membawa serta peraih medali emas dari cabang bulu tangkis Asian Games 2010 Guangzhou, China, Hendra Setiawan yang berpasangan dengan Markis Kido. Namun Markis berhalangan hadir karena sesuatu hal. Selain Hendra hadir juga Hariyanto Arbi, juara dunia 1995.

Kenapa para juara ini saya hadirkan? Saya ingin mengajak pendengar mengetahui langsung dari mereka kenapa berhasil menjadi juara dalam kompetisi yang begitu ketat dan menegangkan. Ini juga menjadi pelengkap dari tema yang saya bawakan "Sikap Mental Juara".

Syukurlah mereka mau sedikit berbagi rahasia selain memberi tips dan masukan bagi pendengar dan juga para pengendali kebijakan di bidang olahraga di Tanah Air.

Menurut mereka, kemenangan yang mereka raih adalah hasil dari keyakinan yang mereka miliki. Memang modalnya tak hanya keyakinan. Jauh sebelum mereka berlaga di setiap pertandingan mereka melakukan kerja keras dalam berlatih, selalu berusaha memperbaiki tekniknya, selalu memupuk keyakinannya bahwa mereka mampu memenangkan setiap pertandingan. Jika suatu kali kalah, mereka tak merasa itu sebagai pukulan telak yang harus diratapi. Justru sebaliknya, mereka cepat bangkit karena di depan masih banyak kesempatan untuk memenangkan pertandingan-pertandingan berikutnya.

Mental juara itulah yang mereka miliki. Dengan mental juara, kendatipun lawan sudah unggul lebih dulu, mereka mampu mengejarnya dan memenangkan pertandingan itu.

Sahabat yang luar biasa!

Sering kali olahragawan tidak bisa sukses bukan karena tidak memiliki kemampuan di bidang teknik, fisik, stamina, atau kecerdasan, tetapi karena mereka tidak memiliki mental juara! Takut menentukan target! Takut gagal!

Kita bisa melihat para atlet juara-juara dunia sejati, hampir semuanya punya kepercayaan diri yang kuat. Kalau kalah, mereka segera bangkit lagi. Mereka berani menentukan target, mereka berani mulai melangkah dan berani berjuang mewujudkan kemenangan.

Sikap mental ini tak hanya berlaku di bidang olahraga. Kita bisa menerapkannya dalam segala bidang kehidupan. Maka, mari bangun diri kita dan kembangkan "sikap mental juara" agar kita bisa memenangkan kehidupan kita dalam bidang masing-masing. Salam sukses luar biasa!!

comments powered by Disqus

Kisah Seekor Ulat Dengan Nabi Daud A.S

Dalam sebuah kitab Imam Al-Ghazali menceritakan pada suatu ketika tatkala Nabi Daud A.S sedang duduk dalam suraunya sambil membaca kitab az-Zabur, dengan tiba-tiba dia terpandang seekor ulat merah pada debu.

connect with abatasa