Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Mas Amri»Sensitifitas Yang Tumpul

Sensitifitas Yang Tumpul

Ada sebuah kebiasaan yang harus segera kita terapi adalah ketumpulan tingkat sensitifitas dalam menghadapi kehidupan ini.

Rabu, 07 Desember 2005

Ada sebuah kebiasaan yang harus segera kita terapi adalah ketumpulan tingkat sensitifitas dalam menghadapi kehidupan ini. Misalnya, Ketika kita terbiasa dengan suasana yang berantakan, maka sensitifitas kita dalam kerapian akan menjadi tumpul. Ketika kita terbiasa dengan suasana yang kotor, maka sensitifitas kita dalam kebersihan akan menjadi tumpul.
 
Ketika kereta sudah terbiasa telat, maka sensitifitas peningkatan ketepatan baik penumpang maupun pengelola kereta akan menjadi tumpul dan nanti baru terasa ketika ada pesaing baru misalnya pesawat. Ketika angkot di Bandung misalnya tingkat sensitifitasnya dalam melayanani penumpang turun, maka akan tumpul peningkatan pelayanannya. Dan ini baru terasa, ketika para penumpang yang ada di Bandung mengambil kredit motor sebab setelah dihitung akan jauh lebih cepat dan lebih murah.
 
Ketika kita terbiasa dengan suasana tidak prestatif, lalu berkumpul dengan orang tidak prestatif, maka kehidupan prestatif kita akan menjadi tumpul, dan itu akan sadar ketika umur bertambah dan kedewasaan menurun. Akhirnya tertinggal dengan teman-temannya. Ketika kita terbiasa dengan bangun kesiangan, maka sensitifitas kita dalam menjemput rizki dan menjemput malaikat pembagi rizki akan tumpul. Akibatnya, orang lain sudah disibukkan tanggal tua kebanyakan uang dan kita tanggal tua akan terus kekurangan uang.

Sahabat CyberMQ,

Marilah kita sama-sama mempertajam sensitifitas terhadap apapun, agar perdetik kehidupan kita tidak menjadi tumpul. Peluang sangat banyak sahabat, mari kita nikmati peluang itu. Berani hadapi tantangan mempertajam sensitifitas peluang? Bagaimana pendapat sahabat !!!

Masrukhul Amri : Seorang Knowledge Entrepreneur-pengusaha gagasan, bertempat tinggal di hp. 0812-2329518, Aktivitas sehari-hari sebagai Konsultan Manajemen Stratejik-Alternatif dan Director The Life University; Reengineering Mindsets - Unlocking Potential Power, TIM Daarut Tauhiid Bandung, sampai sekarang mengasuh acara MQ Enlightenment di 102.7 MQ FM. Spesialis konsultasi alternatif di beberapa perusahaan nasional dan multi nasional, MBA-Main Bersama Amri di CyberMQ dan dosen tamu di beberapa perguruan tinggi di Bandung dan luar Bandung. Mottonya adalah mari sama-sama belajar menjadi yang terbaik. e-mail : amri@manajemenqolbu.com


 

comments powered by Disqus

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiiq

Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amru bin Ka`ab bin Sa`ad bin Taim bin Murrah bin Ka`ab bin Lu`ai bin Ghalib bin Fihr al-Qurasy at-Taimi - radhiyallahu`anhu. Bertemu nasabnya dengan Nabi pada kakekn

connect with abatasa