Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Mas Amri»Sekolah Keberanian

Sekolah Keberanian

Berani hadapi tantangan membuat sate ….sate….sate……seribu walaupun banyak yang hangus.

Kamis, 21 Juli 2005

Oleh-oleh ini terinspirasi ketika kami ada kesempatan jalan-jalan di Jawa Timur termasuk juga selama 8 hari di PT. Tjiwi Kimia, Tbk untuk membahas masalah Spiritual Smart Management for business.
  
Ada hal yang menarik dari beberapa dialog dengan teman-teman yang ada di perusahaan itu maupun teman-teman di perusahaan lain, salah satunya adalah Sekolah keberanian. 
  
Sekolah keberanian adalah, sebuah sekolah yang tidak diajarkan secara praktek dalam dunia persekolahan. 
  
Rumus sekolah keberanian sangat sederhana yaitu; Lebih baik membuat sate seribu yang hangus lima ratus, dibanding hanya membuat satu sate walaupun tanpa hangus. 
  
Mengapa ini penting, sebab kalau kita membuat sate seribu yang hangus lima ratus, kita masih berkesempatan untuk memberi lima ratus sate ke banyak orang.

Sedangkan, kalau kita membuat satu sate dan tidak mengalami hangus, kita hanya berkesempatan memberi satu sate bagi yang memerlukan. Itupun kalau kita tidak suka sate. Sebab kalau suka sate, biasanya akan dimakan sendiri, ini berarti tidak ada orang yang menikmati sate kita.
  
Ada yang berkomentar, berarti ada lima ratus sate yang terbuang percuma dong !!!
  
Tidak juga, sebab yang lima ratus hangus itu, kalau nanti kita bikin sate lagi, tidak mengalami hangus lima ratus. Sedangkan yang hanya membuat satu sate dan tidak hangus, belum tentu ketika berkesempatan membuat seribu sate, semuanya juga menjadi tidak hangus. Bisa jadi ketika satu sate tidak hangus dan ketika membuat seribu sate akan hangus semua.
  
Kehidupan juga sama, apabila kita membuat seribu aktivitas dan gagal lima ratus, itu jauh lebih bagus dibanding satu aktivitas dan tidak mengalami kegagalan. 
  
Jadi, bagi kita yang membuat satu aktivitas dan tidak pernah gagal, belum tentu akan mampu membuat seribu aktivitas dan tidak gagal. Bahkan bisa gagal semua.
  
Sedangkan yang melakukan seribu aktivitas kemudian gagal lima ratus, maka hari-hari berikutnya akan mampu membuat seribu aktivitas dan tidak mengalami kegagalan.
  
Sahabat CyberMQ,
  
Hidup perlu sekolah keberanian, tanpa sekolah keberanian kita akan terjebak oleh kepandaian kita sendiri, sehingga tidak pernah berani melangkah. Akibatnya, kepandaian kita akan menjadi virus kesuksesan.
  
Maaf sahabat…….ada bau sate hangus…. wah…..sahabat …. rupanya yang hangus bukan hanya lima ratus, tapi nambah menjadi tujuh ratus lima puluh, wah ….asyik juga hangusnya nambah.
  
Berani hadapi tantangan membuat sate ….sate….sate……seribu walaupun banyak yang hangus !!! Bagaimana pendapat sahabat ???
  

Masrukhul Amri :
Seorang Knowledge Entrepreneur-pengusaha gagasan, bertempat tinggal di hp. 0812-2329518, Aktivitas sehari-hari sebagai Konsultan Manajemen Stratejik-Alternatif dan Director The Life University; Reengineering Mindsets - Unlocking Potential Power, TIM Daarut Tauhiid Bandung, sampai sekarang mengasuh acara MQ Enlightenment di 102.7 MQ FM. Spesialis konsultasi alternatif di beberapa perusahaan nasional dan multi nasional, MBA-Main Bersama Amri di CyberMQ dan dosen tamu di beberapa perguruan tinggi di Bandung dan luar Bandung. Mottonya adalah mari sama-sama belajar menjadi yang terbaik. e-mail : amri@manajemenqolbu.com
  
  
  
  
  

comments powered by Disqus

Rendah Hati, Bukan Rendah Diri

Rendah hati artinya sifat bijak yang melekat pada sesorang, memposisikan dirinya dengan orang lain sama, merasa tidak lebih baik, tidak lebih mahir,tidak lebih pintar, tidak juga lebih mulia.

connect with abatasa