Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Mas Amri»Seratus Persen

Seratus Persen

Apakah komponen zikir belum seratus persen, pikir belum seratus pensen, atau ikhtiar belum seratus persen ?

Rabu, 20 Juli 2005



Allah SWT berfirman; ``Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka untuk menghancurkan Ka’bah itu sia-sia. Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong melempari mereka dengan batu berasal dari tanah yang terbakar. lalu Dia menjadikan mereka bagaikan daun dimakan ulat.`` (QS: Al-Fiil)

Dengan tentara dan alat-alat perang yang canggih agar tidak dapat dikalahkan, Abrahah berangkat dari Yaman menuju Mekkah untuk menghancurkan Ka’bah. Melihat kekuatan tentara bergajah yang dipimpin langsung oleh Abrahah. Abdul Muthalib yang diajak berunding oleh Abrahah hanya meminta dua ratus unta miliknya dikembalikan dan tidak berusaha untuk berperang. Hal itu menjadikan Abrahah memandang rendah tindakan tersebut dengan mengatakan, ``Sesungguhnya keadaanmu amat hebat dan mengagumkan, tetapi aku menganggapmu remeh karena hanya memikirkan dua ratus unta dan membiarkan tempat ibadahmu dan nenek moyangmu. Aku datang untuk merobohkannya, namun engkau tidak membicarakannya sama sekali.`` 

Abdul Muthalib menjawab, ``Aku adalah pemilik unta-unta itu, sedangkan Baitullah itu akan dipertahankan oleh Allah sendiri.`` Pemimpin Quraisy menawarkan sepertiga harta kekayaan Mekkah sebagai kompensasi jika Abrahah bersedia menggagalkan maksudnya. Namun, Abrahah menolak tawaran tersebut dan memerintahkan untuk mengembalikan unta yang dirampasnya dan bersiap untuk merobohkan Kabah.Demikianlah kekuasaan Allah meliputi seluruh makhluk, termasuk orang-orang kafir, berapa pun kekuatan mereka. Oleh karena itu, untuk mempertahankan umat ini dari serbuan dan penghancuran musuh-musuhnya, harus ada keyakinan yang mendalam bahwa Allah SWT akan mempertahankan umat-Nya sebagaimana Dia mempertahankan rumah-Nya. Selain itu, harus ada usaha stratejik maksimal dari kita semua.

Sahabat, pertanyaanya adalah mana diantara tiga komponen dibawah ini ini yang masih lemah. Apakah komponen zikir belum seratus persen, pikir belum seratus pensen, atau ikhtiar belum seratus persen. Berani hadapi tantangan seratus persen. Bagaimana pendapat anda !

Masrukhul Amri :
Seorang Knowledge Entrepreneur-pengusaha gagasan, bertempat tinggal di hp. 0812-2329518, Aktivitas sehari-hari sebagai Konsultan Manajemen Stratejik-Alternatif dan Director The Life University; Reengineering Mindsets - Unlocking Potential Power, TIM Daarut Tauhiid Bandung, sampai sekarang mengasuh acara MQ Enlightenment di 102.7 MQ FM. Spesialis konsultasi alternatif di beberapa perusahaan nasional dan multi nasional, MBA-Main Bersama Amri di CyberMQ dan dosen tamu di beberapa perguruan tinggi di Bandung dan luar Bandung. Mottonya adalah mari sama-sama belajar menjadi yang terbaik. e-mail : amri@manajemenqolbu.com

comments powered by Disqus

Sembilan Langkah Supaya Anak Mau makan

Bukan itu saja. Ketika disuapi, anak bertingkah macam- macam. Ia lari ke sana ke mari, dan menangis jika dipaksa duduk. Jika pun mau makan, makanan tersebut tak dikunyah segera, tetapi diemut dulu.

connect with abatasa