Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Mas Amri»Ongkos Spiritual Haji

Ongkos Spiritual Haji

Ada dua persiapan yang harus kita kerjakan untuk melaksanakan haji yaitu ongkos financial haji dan ongkos spiritual haji.

Rabu, 20 Juli 2005

Sahabat-sahabat kita di seluruh dunia, sekarang sedang melaksanakan rukun islam yang kelima yaitu haji. Tentunya, kita juga sangat tertarik untuk memenuhi perintah Allah tersebut. Haji merupakan perjalanan spiritual yang sangat luar biasa menyenangkan.

Ada dua persiapan yang harus kita kerjakan untuk melaksanakan haji yaitu ongkos financial haji dan ongkos spiritual haji.


Ongkos financial haji,
bagi kita yang akan melaksanakan haji tahun depan dan sekarang belum punya tabungan sama sekali, maka sebaiknya segera menabung minimal dua juta setengah setiap bulannya. Apabila kita rutin dan bersungguh-sungguh, insyaAllah tahun depan bisa melaksanakan perintah Allah yaitu haji.

Disamping ongkos financial haji, diperlukan juga ongkos spiritual haji. Sebab disamping bekal haji adalah financial, maka sangat diperlukan bekal haji berupa ketakwaan. Ada empat bekal takwa yang harus kita persiapkan agar haji kita menjadi mabrur yaitu syahadat, shalat, zakat, dan puasa.


Bekal ketakwaan dalam bentuk syahadat
difungsikan untuk menumbuh syuburkan kepekaan hati kita hanya kepada Allah bergantung. Penghayatan sungguh-sungguh di sektor syahadat, insyaAllah akan memperkokoh pusat orbit kita hanya kepada Allah swt. Dan ini harus dilatih selama setahun mulai bulan Dzul qo’dah sampai Dzul Hijjah.

Bekal ketakwaan dalam bentuk shalat,
difungsikan untuk menegakkan  tiang ketakwaan. Penghayatan sungguh-sungguh di sektor shalat, insyaAllah akan memperkokoh tiang ketakwaan. Dan ini harus dilakukan mulai bulan Dzul Qo’dah sampai Dzul Hijjah berupa shalat wajib lima kali sehari dan dipoles juga dengan shalat-shalat sunat.

Bekal ketakwaan dalam bentuk zakat,
difungsikan untuk memperkokoh ketakwaan. Allah berfirman:”Wahai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah di jalan Allah sebagaian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagaian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan jangalah kamu memilih yang buruk-buruk untuk kamu nafkahkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya kecuali dengan memicingkan mata terhadapnya (QS 2: 267). Dan ini harus dilakukan pada bulan Ramadhan, ditambah lagi sektor infak, sadaqoh yang dilakukan pada bulan-bulan lainnya.

Bekal ketakwaan dalam bentuk puasa,
difungsikan untuk melatih kesabaran dalam bertakwa kepada Allah swt. Dan ini harus dilakukan pada bulan Ramadhan, dan ditambah lagi puasa-puasa sunnah pada bulan-bulan lainnya.

Sahabat manajemenqolbu


Ongkos financial haji sangat penting. Ongkos spiritual haji juga sangat penting. Kedua jenis ongkos ini, semuanya harus dikerjakan dengan kesungguhan yang luar biasa.


Berani hadapi tantangan mengoptimalkan kesungguhan dalam ongkos financial dan ongkos spiritual haji??? Bagaimana persiapan sahabat!!!


Masrukhul Amri :
Seorang Knowledge Entrepreneur-pengusaha gagasan
, bertempat tinggal di hp. 0812-2329518, Aktivitas sehari-hari sebagai Konsultan Manajemen Stratejik-Alternatif dan Director The Life University; Reengineering Mindsets - Unlocking Potential Power, TIM Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, sampai sekarang mengasuh acara Hidup Untuk Hidup di 102.65 MQ FM Telepon 2017076, Spesialis konsultasi alternatif di beberapa perusahaan nasional dan multi nasional, MBA-Main Bersama Amri di CyberMQ.com, dan dosen tamu di beberapa perguruan tinggi di Bandung dan luar Bandung. Mottonya adalah mari sama-sama belajar menjadi yang terbaik. amri@cybermq.com

comments powered by Disqus

Kisah Mertua dan Menantu

Urainab baru saja menikah. Ia tinggal bersama suami di rumah mertuanya. Sejak pertama kali tinggal di rumah mertuanya, Urainab sudah merasa tidak cocok dengan ibu mertua. Urainab merasa mertuanya sangat keras dan cerewet. Ura

connect with abatasa