Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Mas Amri»F3R-Flying Fox Fun Racing

F3R-Flying Fox Fun Racing

Pada tanggal 7 Juli 2008, kami berkesempatan untuk menikmati ketakutan sesaat, namun ketagihannya sampai tulisan ini ada dihadapan pembaca, bahkan bisa selamanya. Salah satu bentuk ketagihannya adalah mencoba F3R-Flaying Fox Fun Racing, yaitu aktifitas flying fox dengan...

Kamis, 10 Juli 2008

Ketakutan hanya sesaat dan ketagihannya akan selamanya. Itulah kehidupan, kadang, kita sering takut menghadapi ketakutan. Padahal ketakutan itu hanya sesaat. Bahkan hitungannya hanya detik saja, tapi ketagihan menyenangkannya, bisa selamanya.

Pada tanggal 7 Juli 2008, kami berkesempatan untuk menikmati ketakutan sesaat, namun ketagihannya sampai tulisan ini ada dihadapan pembaca, bahkan bisa selamanya. Salah satu bentuk ketagihannya adalah mencoba F3R-Flaying Fox Fun Racing, yaitu aktifitas flying fox dengan mengendarai sepeda. Aktivitas ini kami lakukan di Situ Lembang Bandung, tepatnya Bandung Utara.

Begitu juga pada tahun 1995, kami juga sempat menikmati ketakutan sesaat, yaitu ketika menggunakan perahu kecil kecepatan tinggi, menelusuri Kepulauan Riau karena ada aktivitas bisnis disana. Ketakutan yang paling terkesan sampai saat ini adalah ketika melintasi selat ”Berhala”. Saya tidak tahu pasti, mengapa dikatakan selat berhala. Namun, informasi yang saya dapat, memang pada selat itu sangat berbahaya, disebabkan sering terjadi pusaran air. Biasanya, perahu, kalau mau melintasi selat berhala, saling koordinasi dulu. Terutama untuk mengetahui apakah ada pusaran air atau tidak. Bagi yang ceroboh, bisa saja akan ditelan pusaran air itu.

Begitu juga, ketika naik pesawat Jakarta-Bandung sekitar tahun 2000, juga pernah mengalami rasa takut yang sangat luar biasa. Sebab, pesawat memasuki hampa udara, sehingga pesawat mengalami turun mendadak sekitar dua puluh meter. Ketika itu, semua penumpang menduga bahka pesawat akan jatuh dan itu terjadi lebih dari empat kali. Ketika pesawat mendarat di Bandung, hampir semua penumpang pucat pasi, bahkan ada beberapa yang tidak bisa berdiri dari tempat duduk karena gemetaran dan lutut masih lemas.

Tentunya, kita semua pernah mengalami rasa takut sesaat dan menikmati ketagihannya selamanya. Cuma masalahnya adalah setelah kita mengalami ketakutan sesaat itu dan menikmati ketagihannya selamanya, bisa diaplikasikan dalam kehidupan yang luas atau tidak. Sebab, walaupun sering mengalami ketakutan dan ketagihan selamanya, apabila tidak bisa disinergikan dalam kehidupan yang lebih luas, biasanya kita akan tetap tidak punya kemampuan sensori motorik untuk menghadapi kehidupan yang lebih produktif.

Sahabat CyberMQ

Kegiatan F3R-Flying Fox Fun Racing ini, sebenarnya akan kami kembangkan menjadi sebuah kegiatan terpadu yang didalamnya (1) Mengayuh Sepeda Tanjakan (2) Solo Bivak Cycling; (3) The Spiritual Cycling; (4) Penyeberangan Basah Melintasi Danau; (5) Mengayuh Sepeda Turunan. Tentunya, didampingi fasilitator yang profesional dan pengalaman dibidangnya masing-masing.

Kita sering takut menghadapi ketakutan, bahkan juga sering takut menghadapi kebahagiaan. Padahal, sebagaian besar, kebahagiaan selamanya itu, jembatannya adalah ketakutan sesaat. Oh .... hanya sesaat, kawan. Benar ... hanya sesaat. Sekali lagi kawan, hanya sesaat.

Berani menghadapi F3R-Flying Fox Fun Racing yang dikemas dengan menyenangkan, agar kita bisa mengaplikasikan dalam kehidupan penuh hikmah dikeseharian !!! Bagaimana pendapat sahabat ???

Masrukhul Amri: Seorang Knowledge Entrepreneur-pengusaha gagasan, bertempat tinggal di hp. 0812-2329518, Aktivitas sehari-hari sebagai Konsultan Manajemen Stratejik-Alternatif dan Director The Life University; Reengineering Mindsets - Unlocking Potential Power. Spesialis konsultasi alternatif di beberapa perusahaan nasional dan multi nasional MBA-Main Bersama Amri di CyberMQ dan dosen tamu di beberapa perguruan tinggi di Bandung dan luar Bandung. Mottonya adalah mari sama-sama belajar menjadi yang terbaik. Website http://amri.web.id http:/masamri.multiply.com e-mail : amri{at}mq{dot}

 

comments powered by Disqus

Kisah Seekor Ulat Dengan Nabi Daud A.S

Dalam sebuah kitab Imam Al-Ghazali menceritakan pada suatu ketika tatkala Nabi Daud A.S sedang duduk dalam suraunya sambil membaca kitab az-Zabur, dengan tiba-tiba dia terpandang seekor ulat merah pada debu.

connect with abatasa