Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Mas Amri»Menjadi Gembira

Menjadi Gembira

Banyak cara untuk menjadi gembira dan rilek, setelah seharian bekerja keras mengelola bisnis atau mengelola pemerintahan. Namun, berkeinginan untuk menjadi gembira, ada yang betul-betul menjadi ...

Kamis, 03 Mei 2007

Banyak cara untuk menjadi gembira dan rilek, setelah seharian bekerja keras mengelola bisnis atau mengelola pemerintahan. Namun, berkeinginan untuk menjadi gembira, ada yang betul-betul menjadi gembira karena caranya benar dan menggembirakan sekaligus menyehatkan. Namun banyak juga diantara kita yang ingin menjadi gembira dengan cara yang tidak benar dan tidak menyehatkan.

Salah satu contoh kasus ingin menjadi gembira dan tidak menyehatkan diri maupun masyarakat adalah menyimpan ineks, heroin, dan sahbu-sabu, seperti yang dilakukan oleh salah satu perwira polisi yang menjabat sebagai Kapolsek dan ini juga banyak dilakukan oleh para artis, pengusaha, dan juga para remaja.

Namun, ada juga beberapa kasus positif, yaitu ingin menjadi gembira dan menyehatkan diri maupun masyarakat dengan cara menyimpan sepeda di kantornya, sehingga bisa bike to work atau beberapa aktivitas menyehatkan lainnya.

Ketika teman saya yang bernama Bapak. Soni, salah satu mantan atlit sepeda dan sekarang agen sepeda terkenal di Bandung berkunjung ke Purwakarta, beliau sempat mampir ke Kapolres Purwakarta kalau tidak salah bernama AKBP Sofyan Syarif, ada satu hal yang sangat mengejutkan adalah ketika diterima di kantornya, disebelah meja kerja ada dua sepeda yang setia menemani. Beliau sangat senang bersepeda, dan selalu mengajak banyak anggotanya untuk bersepeda agar menjadi sehat.

Begitu juga kalau sahabat pernah ke Malang, disana juga ada Kapolres yang juga gemar bersepeda, bahkan ketika di Cikole bulan lalu diadakan lomba sepeda Down Hills, beliau juga mencoba mengikutinya sebagai peserta.

Kalau sahabat pernah main ke Jawa Timur dan main ke Kab. Tulung Agung, seorang Bupati yang juga punya hobi bersepeda dan bahkan sering mengumpulkan masyarakat Tulu Agung dan sekitarnya untuk mengikuti Gatering sepeda.

Sahabat CyberMQ

Jadi, banyak jalan untuk melepaskan rasa penat dalam hidup ini agar menjadi gembira, yaitu bisa dengan cara gembira yang tidak menyehatkan, bisa juga menjadi gembira dengan cara menyehatkan.

Maaf, sahabat tulisan ini tidak bisa diperpanjang, sebab saya harus segera mengepak sepeda untuk di bawa ke Padang nanti sore Kamis 3 Mei 2007, selama tiga hari kami padat acara, agar tidak penat dan tetap gembira, disela-sela kesibukan itu akan bersepeda keliling padang. Semoga menjadi sehat dan mendapat peluang bisnis baru.

Berani menghadapi tantangan untuk menjadi gembira dengan cara menyehatkan? Bagaimana pendapat sahabat?

Masrukhul Amri: Seorang Knowledge Entrepreneur-pengusaha gagasan, bertempat tinggal di hp. 0812-2329518, Aktivitas sehari-hari sebagai Konsultan Manajemen Stratejik-Alternatif dan Director The Life University; Reengineering Mindsets - Unlocking Potential Power, TIM Daarut Tauhiid Bandung, sampai sekarang mengasuh acara MQ Enlightenment di 102.7 MQ FM. Spesialis konsultasi alternatif di beberapa perusahaan nasional dan multi nasional MBA-Main Bersama Amri di CyberMQ dan dosen tamu di beberapa perguruan tinggi di Bandung dan luar Bandung. Mottonya adalah mari sama-sama belajar menjadi yang terbaik. e-mail : amri{at}mq{dot} co{dot}id

 

comments powered by Disqus

Kisah Seekor Ulat Dengan Nabi Daud A.S

Dalam sebuah kitab Imam Al-Ghazali menceritakan pada suatu ketika tatkala Nabi Daud A.S sedang duduk dalam suraunya sambil membaca kitab az-Zabur, dengan tiba-tiba dia terpandang seekor ulat merah pada debu.

connect with abatasa