Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Mas Amri»Big Thinking, Big Success

Big Thinking, Big Success

Ramadhan, sebetar lagi tiba, mari kita ciptakan “Big Thinking-Big success,” semoga bulan penuh rahmat ini, kita mampu merubah diri menjadi lebih baik.

Kamis, 14 September 2006

Allah swt berfirman dalam hadist qudsi:Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku.Hadist qudsi ini begitu singkat, tapi berkekuatan sangat dahsyat dalam merombak kehidupan seseorang.
 
Sebuah contoh sederhana, tanggal 14 September 2006, kami berkesempatan untuk rekaman di salah satu TV di Indonesia dan yang satunya TV kabel jaringan Asia. Ketika acara sudah selesai, beberapa kru TV mengajak dialog tentang beberapa materi yang baru selesai. 
 
Salah satu dialog yang paling seru adalah masalah;Bagaimana kita bisa menghormati mimpi-mimpi kita”. Sebab, banyak orang yang punya impian dalam kehidupannya, namun tidak sanggup menghormati impiannya. Akibatnya, mereka juga tidak dihormati oleh impiannya, intinya terpental dan gagal dari impiannya.
 
Salah satu diskusi yang paling menarik adalah kisah nyata dari salah satu kru TV tersebut. Beliau sudah mempunyai rumah di perkampungan yang sangat kumuh dan ini sudah ditempati sekitar 10 tahun. Karena tempatnya sangat sempit dan lingkungan juga kurang mendukung, maka anak-anaknya sering sakit-sakitan. Akibatnya, membeli rumah kecil, sempit dan murah, diharapkan bisa menghemat keuangan, karena penghasilannya memang tidak mencukupi. Namun, setelah dihitung rata-rata perbulan justru pengeluarannya membengkak. Terutama, sering terjadi pengeluaran tak terduga, karena harus pergi ke dokter.
 
Suatu hari, di sebelah rumahnya dibangun komplek rumah sangat layak huni. Ketika perumahan itu hampir selesai dibangun, teman diskusi saya ini mempunyai impian untuk memiliki salah satu rumah di perumahan layak huni tersebut. Keinginan, tinggal keinginan, beliau tidak berani cerita ke istri dan anak-anaknya, apalagi bercerita ke teman-teman tempat beliau bekerja. Sebab secara logika matematis, sangat tidak mungkin mampu membeli rumah tersebut.
 
Keinginan membeli rumah tersebut dipendam dalam-dalam. Namun, ketika keinginan itu muncul lagi, sering dipaksa untuk dipendam lagi. Tetapi, besarnya keinginan yang semakin membesar, kemampuan memendamnya tak terbendung lagi. Akibatnya, keinginan itu, berkobar-kobar semakin besar dan juga tetap tidak berani bercerita ke istri, anak-anak dan teman-teman sekerjanya.
 
Tapi, ada satu hal yang sangat menarik adalah, walaupun tidak berani bercerita, beliau setiap pulang kantor selalu memasuki perumahan itu dulu dan baru pulang ke rumah. Itupun, juga dilakukan ketika beliau mau berangkat ke kantor. Bahkan, beliau juga sering berhenti lama di depan salah satu rumah, bahkan sempat beberapa kali masuk salah satu rumah itu.
 
Subhanallah, walaupun beliau malu untuk bercerita ke istri, anak, dan teman-teman kerjanya, beliau masih punya kegigihan untuk masuk perumahan itu, sampai lupa berapa kali, karena dilakukan sampai dua tahun. 
 
Dengan jiwa “Big Thinking-Big Succes”, Alhamdulillah, Allah swt, mendengarkan keinginannya itu. Sekarang beliau, sudah 5 tahun menempati rumah barunya, yang tujuannya bukan untuk gaya, namun beliau berkeinginan agar anak-anaknya sehat, karena lingkungannya juga sehat.

Sahabat CyberMQ,
 
BigThinking-Big Succes, tentunya bukan sekedar berkaitan dengan materi, sebab itu hanya sebagaian kecil yang harus juga kita pupuk. Big Thinking-Big Succes, dalam spiritual kita juga diajarkan dan sering kita ucapkan dalam bentuk doa. Karena sering dibaca, sampai terkenal dengan doa sapu jagat.
 
Doa, Big thinking-Big success adalah:”Ya Allah, berilah hamba-Mu kebaikan di dunia, kebaikan di akherat dan jauhkanlah hamba-Mu ini dari api neraka” Sedangkan indikator kebaikan dunia itu terdiri dari punya istri dan suami shaleh, anak-anak shaleh, badan sehat, rizki halal, tetangga baik dan ilmu yang bermanfaat. Dan diharapkan, kalau dunianya baik, insya Allah akheratnya juga baik.
 
Ramadhan, sebetar lagi tiba, mari kita ciptakan “Big Thinking-Big success,” semoga bulan penuh rahmat ini, kita mampu merubah diri menjadi lebih baik.
 
Berani hadapi tantangan “ Big Thinking-Big success”, atau kita hanya tambah umur tetapi tetap kerdil menghadapi tantangan hidup ??? Bagaimana pendapat sahabat !!!
 
Masrukhul Amri: Seorang Knowledge Entrepreneur-pengusaha gagasan, bertempat tinggal di hp. 0812-2329518, Aktivitas sehari-hari sebagai Konsultan Manajemen Stratejik-Alternatif dan Director The Life University; Reengineering Mindsets - Unlocking Potential Power, TIM Daarut Tauhiid Bandung, sampai sekarang mengasuh acara MQ Enlightenment di 102.7 MQ FM. Spesialis konsultasi alternatif di beberapa perusahaan nasional dan multi nasional, MBA-Main Bersama Amri di CyberMQ dan dosen tamu di beberapa perguruan tinggi di Bandung dan luar Bandung. Mottonya adalah mari sama-sama belajar menjadi yang terbaik. e-mail : amri@mq.co.id

comments powered by Disqus

Sembilan Langkah Supaya Anak Mau makan

Bukan itu saja. Ketika disuapi, anak bertingkah macam- macam. Ia lari ke sana ke mari, dan menangis jika dipaksa duduk. Jika pun mau makan, makanan tersebut tak dikunyah segera, tetapi diemut dulu.

connect with abatasa