Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Kang Dudung »Mengkritik Dengan Hati

Mengkritik Dengan Hati

Dikritik adalah bagian ujian kesabaran bagi kita. Sebaliknya, mengkritik adalah pengujian kedewasaan bagi kita dalam menyampaikan ketidaksetujuan kepada orang lain. Mengkritik akan menjadi indah bila disampaikan dengan ....

Jum'at, 20 Desember 2013

Mengkritik akan menjadi indah bila disampaikan dengan fikiran yang jernih, hati yang bersih, cara yang tepat dan dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan.

Dikritik adalah bagian ujian kesabaran bagi kita. Sebaliknya, mengkritik adalah pengujian kedewasaan bagi kita dalam menyampaikan ketidaksetujuan kepada orang lain. Mengkritik akan menjadi indah bila disampaikan dengan fikiran yang jernih, hati yang bersih, cara yang tepat dan dengan semangat membangun.

Bila hati selalu hadir ketika mengritik maka kata-kata yang diucapkannya tidak akan menyakitkan, cara penyampaiannya penuh etika, waktu penyampaiaannya pada saat yang tepat dan suasana penyampaiaannya penuh persaudaraan dan kasih sayang.

Jika kritik disampaikan dengan santun dan yang dikritik selalu menerimanya dengan lapang dada, maka tidak akan ada lagi permusuhan di sekitar kita gara-gara kritikan. Jadilah orang yang senang dikritik, dan sampaikan kritik Anda kepada orang lain dengan kebersihan hati.

comments powered by Disqus

Ciri-ciri Ahli Ma`rifat

Hati ini diciptakan Allah untuk menjadi tempat kebahagiaan hakiki. Karena itu hati harus selalu dekat dengan Allah. Bila hati sudah terisi dunia, Allah tidak mau mengisinya. Begitu pun cinta kepada manusia,

connect with abatasa