Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Kang Dudung »Belajar Rendah Hati Dari Pohon Padi

Belajar Rendah Hati Dari Pohon Padi

Satu buIan semenjak ditanam, pohon padi mulai memperlihatkan kesuburan batang dan daunnya yang menghijau, enak dipandang mata, apalagi bila hektaran sawah ditanam secara bersamaan, akan terlihat hamparan sawah nan hijau.

Jum'at, 03 Januari 2014

"Pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang dengan ketinggian ilmu, wawasan dan jabatannya semakin merasa rendah hati, tetapi terus memberikan prestasi yang terbaik. Ia bagaikan pohon padi yang semakin lama semakin merunduk dengan memberikan buah padi yang terbaik."

Satu buIan semenjak ditanam, pohon padi mulai memperlihatkan kesuburan batang dan daunnya yang menghijau, enak dipandang mata, apalagi bila hektaran sawah ditanam secara bersamaan, akan terlihat hamparan sawah nan hijau.

Memasuki bulan kedua, pohon padi mulai padat berisi, bahkan sudah terlihat beberapa pohon mengeluarkan bunga yang indah, mekar dan menawan.

Mernasuki bulan ketiga, padi mulai berisi penuh dan daun serta buahnya sudah mulai menguning. Buah padi semakin besar dan berisi, sedangkan tangkainya semakin merunduk.

Memasuki bulan keempat, padi siap dipanen dengan buah yang berisi, menguning dan sawah jadi hamparan emas yang menyenangkan para petani.

Adalah sangat menawan bila seorang pemimpin bagaikan pohon padi. Semakin berilmu atau semakin bertambah jabatan, maka semakin merunduk. Merunduk disini bukan berarti kepalanya yang merunduk atau tidak memperlihatkan kehebatannya memimpin, melainkan selalu sederhana.

la tidak ingin dipuji-puji oleh orang lain, tak penuh makna, selalu menghargai siapapun yang bertemu dengannya, memberikan prestasi terbaik bagi generasi penerusnya, bangga dengan karyawannya yang semakin pinter dan sukses meneruskan perusahaannya, gemar menolong orang yang lemah, tidak pernah menonjolkan kemewahan dcin menjadi teladan bagi semua orang.

comments powered by Disqus

Kisah Seekor Ulat Dengan Nabi Daud A.S

Dalam sebuah kitab Imam Al-Ghazali menceritakan pada suatu ketika tatkala Nabi Daud A.S sedang duduk dalam suraunya sambil membaca kitab az-Zabur, dengan tiba-tiba dia terpandang seekor ulat merah pada debu.

connect with abatasa