Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Kang Dudung »Kesulitan membawa Berkah

Kesulitan membawa Berkah

Lalu anak itu menatap mata ayahnya yang mulai keriput termakan usia. Tak terasa matanya basah oleh air mata keharuan melihat kondisi ayahnya yang pasrah tapi masih semangat menyekolahkan anaknya.

Selasa, 03 Juni 2014

Kesulitan membawa Berkah

Ketika ada seorang pemuda ditanya oleh orang tuanya " Nak, Bapak sudah tidak sanggup lagi membiayai sekolah kamu, tapi Bapak akan berikan sebidang tanah untuk kamu sebagai bekal hidup. Terserah kamu mau diapakan tanah itu, yang jelas bapak sudah tidak mempunyai apa-apa lagi". 

Lalu anak itu menatap mata ayahnya yang mulai keriput termakan usia. Tak terasa matanya basah oleh air mata keharuan melihat kondisi ayahnya yang pasrah tapi masih semangat menyekolahkan anaknya. Besok hari ayahnya terkejut ketika melihat kebun yang diserahkan kepada anaknya sudah bersih dari rumput dan ilalang dan terlihat anaknya sedang mentangkul, menggemburkan tanah sambil menebar benih kacang tanah.

Luar biasa I, tiga bulan kemudian kacang tanahnya dipanen dan hasilnya si anak itu bisa meneruskan sekolahnya. Akhirnya ia sukses menjadi seorang sarjana pertanian. Bahkan sekarang, sepetak tanah yang tadinya sempit, kini telah bertambah luas. Oleh karena itu yang terpenting dalam hidup kita adalah mau berfikir, melihat masa depan dan menggunakan kesempatan yang ada dengan baik dan tidak menundanya.

comments powered by Disqus

Ciri-ciri Ahli Ma`rifat

Hati ini diciptakan Allah untuk menjadi tempat kebahagiaan hakiki. Karena itu hati harus selalu dekat dengan Allah. Bila hati sudah terisi dunia, Allah tidak mau mengisinya. Begitu pun cinta kepada manusia,

connect with abatasa