Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Hikmah»Permohonan Si Miskin dan Si Kaya

Permohonan Si Miskin dan Si Kaya

Nabi Musa as memiliki umat yang sangat banyak dan umur mereka pun panjang-panjang. Mereka ada yang kaya dan ada juga yang miskin. Suatu hari, ada seorang yang miskin datang menghadap Nabi Musa as. Ia terlihat begitu miskin,

Selasa, 08 April 2014

Nabi Musa as memiliki umat yang sangat banyak dan umur mereka pun panjang-panjang. Mereka ada yang kaya dan ada juga yang miskin. Suatu hari, ada seorang yang miskin datang  menghadap Nabi Musa as. Ia terlihat begitu miskin, karena pakaiannya compang-camping dan sangat lusuh berdebu. Si miskin itu kemudian berkata, "Wahai, Nabi Allah! Tolong sampaikan kepada Allah Swt permohonanku ini, agar Allah swt menjadikan aku orang yang kaya !"

Nabi Musa as tersenyum dan berkata, "saudaraku! Banyak-banyaklah kamu bersyukur kepada Allah Swt!"

Si miskin itu terkejut dan kesal, lalu berkata, "Bagaimana aku mau banyak-banyak bersyukur, sedangkan aku sendiri jarang makan, dan pakaian yang bisa aku pakai hanya satu lembar ini saja!"

Kemudian si miskin itu pulang kerumahnya. Tetapi ia tak mendapatkan apa yang diinginkan nya. Ia tetap miskin sepanjang hayatnya.

Beberapa hari kemudian, orang kaya datang menghadap Nabi Musa as. Orang tersebut bersih badannya dan juga rapi pakaiannya. Ia berkata kepada Nabi Musa a.s,"Wahai, Nabi Allah! Tolong sampaikan kepada Allah Swt permohonanku ini, agar aku ini dijadikan-Nya seorang yang  miskin saja, Karena aku sering merasa terganggu dengan harta-hartaku!"

Nabi Musa as pun tersenyum, lalu berkata, "Wahai, Saudaraku! Jangan pernah bersyukur kepada Allah Swt!"

"Wahai, Nabi Allah! Bagaimana aku tidak boleh bersyukur kepada Allah Swt? Allah Swt telah memberiku mata, yang dengannya aku dapat melihat. Memberiku telinga, yang dengannya aku dapat mendengar. Allah Swt telah memberiku tangan, yang dengannya aku dapat bekerja, dan telah memberiku kaki, yang dengannya aku dapat berjalan. Bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya?" jawab si kaya itu.

Kemudian si kaya itu pun pulang kerumahnya. Lalu apa yang terjadi? Si kaya itu semakin kaya. Allah Swt telah menambah kekayaannya karena ia tidak mau meninggalkan rasa syukurnya kepada Allah Swt.


Sumber: Jangan Bersedih ! 150 Cerita Hikmah Penyejuk Hati.Mohammad A.Syuropati

comments powered by Disqus

Kisah Mertua dan Menantu

Urainab baru saja menikah. Ia tinggal bersama suami di rumah mertuanya. Sejak pertama kali tinggal di rumah mertuanya, Urainab sudah merasa tidak cocok dengan ibu mertua. Urainab merasa mertuanya sangat keras dan cerewet. Ura

connect with abatasa