Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Hikmah»Penjual Pakaian

Penjual Pakaian

Sebelum matahari terbangun claci tidurnya, Abu Bakar r.a. keluar dari runiah membawa bungkusan pakaian dan lipatan biiban di atas kepalanya. la berjalan menuju pasar dengan langkah yang penuh semangat dan dinamis.............

Sabtu, 05 Januari 2013

Sebelum matahari terbangun claci tidurnya, Abu Bakar r.a. keluar dari runiah membawa bungkusan pakaian dan lipatan biiban di atas kepalanya. la berjalan menuju pasar dengan langkah yang penuh semangat dan dinamis.
Ketika ia tengah asyik berjalar, Umar bin Khathihab r.a. dan Abu Aidah bin Jarraah r. a. melihatnya, maka keduanya buru- buru mengejar Abu Bakar r.a.. Kemudian Umar bin Khaththab r.a. berteriak dengan suaranya yarg berat, "Wahai khalifah Rasulullah saw. kamu hendak pergi ke mana?"

Abu Bakar r.a. menjawab pertanyaan Umar r.a. itu sembari menyebarkan pandangannya ke sela-sela bungkusan yang ia bawa di ata:s kepalanya, "Alcu mau pergi ke pasir:"
Kemudian Umar r.a. kembali mengajukan pertanyaan keos-csaya, "Apa yang hendak kamu lakukan di pasar?" Sembari kehenitian Abu Bakar r.a. menjawab pertanyaannya, "Wahai Umat, :entu saja untuk menjual pakaian." Kemudian Umar r.a. kembali berucap, "Kamukan punya kesibukan "

Mendengar ucapan Umar r.a. yang seperti itu, Abu Bakar r.a. terdiam sebentar, kemudian ia berkata, "Yang kamu maksudkan adalah kekhilafahan?"
Umar r.a. pun menjawab, "Iya"

Maka Abu Bakar r.a. membolak-balikkan tangannya sembari berkata, "Wahai Umar bin Khaththab r.a., kalau aku tidak berjualan, dari mana aku bisa memberikan makan anak- anakku?" Maka Umar r.a. menjawab, "Kami akan berikan kamu gaji yang diambil dari baitul-mal."
Maka Abu Bakar r.a. menerima usulan Umar r.a. tersebut agar ia dapat berkonsentrasi penuh untuk menangani urusan kaum muslimin. Setelah itu ia tidak pernah lagi pergi berjualan ke pasar.

comments powered by Disqus

Tenang Dalam Setiap Sikap

Saudaraku yang baik, ketenangan menjadi sesuatu yang dibutuhkan setiap orang. Terutama ketika sedang menghadapi masalah atau saat hendak mengambil keputusan. Orang yang tenang tidak pernah galau, panik tergesa-gesa, tidak emosional, tidak overacting. Orang

connect with abatasa