Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Hikmah»Siapakah Yang Memiliki Ketiga Sifat ini.?

Siapakah Yang Memiliki Ketiga Sifat ini.?

Di saqifah, barn Saidah, berkumpul orang-orang yang datang dari semua penjuru kota. Di situ berkumpul para lawan dan kawan, mereka semua mengeluarkan suara yang berisik dan memusingkan. Berbagai ucapan yang mereka keluarkan

Rabu, 02 Januari 2013

Di saqifah, barn Saidah, berkumpul orang-orang yang datang dari semua penjuru kota. Di situ berkumpul para lawan dan kawan, mereka semua mengeluarkan suara yang berisik dan memusingkan. Berbagai ucapan yang mereka keluarkan bercampur dengan emosi mereka.

Kelompok Anshar mengatakan, "Tiap masing-masing kelompok memiliki pemimpin sendiri."
Maka Umar r.a. menjawab perkataan mereka, "Dua pedang tidak akan dapat masuk ke dalam satu sarung."

Kemudian Umar r.a mendekati Abu Bakar r.a. dan memegang tangannya sembari mengajukan pertanyaan yang bertujuan untuk menunjukkan keutamaan Abu Bakar r.a., "Siapalah yang memiliki ketiga sifat ini yang disebutkan dalam firman Allah, Di waktu dia berkata kepada temannya,’ Siapakah yang dimaksud dengan temannya?’"

Kelompok Anshor tersebut menjawab, "Abu Bakar r.a." Kemudian ia kembali mengajukan pertanyaan kepada mereka,"Dan disebutkan di surah at-Taubah kata-kata, ‘Ketika keduanya berada dalam gua,’ siapa yang dimaksud dengan keduanya?"

Mereka pun kembali menjawab, "Maksudnya adalah Nabi Muhammad saw., dan Abu Bakar r.a.."
Kemudian Umar r.a. kembali bertanya, "Siapa yang dimaksud dengan kita yang di sebutkan dalam firman Allah, ‘Sesungguhnya Allah bersama kita?’"

Maka mereka pun menjawab, "Maksudnya adalah Allah bersama Nabi Muhammad saw. dan Abu Bakar r.a.."
Akhirnya Umar r.a. berkata kepada mereka, "Siapakah yang merasa dirinya lebih pantas untuk mendahului Abu Bakar r.a.?" Mendengar pertanyaan Umar r.a. itu, mereka pun menjawab, ‘Na’u^u billah, tidak ada di antara kami yang pantas untuk mendahului Abu bakar r.a.."


Kemudian Umar r.a. menghadap ke arah Abu bakar r.a. dan berkata, "Bukalah tanganmu dan aku bai’at kamu."
Setelah itu Umar r.a. membaiat Abu Bakar ra untuk menjadi khalifah dan diikuti oleh orang-orang yang lain.

Dikutip dari 115 Kisah Teladan
Penulis Wendy Setyawan, S.IP
Penerbit Karta Media

comments powered by Disqus

Kisah Mertua dan Menantu

Urainab baru saja menikah. Ia tinggal bersama suami di rumah mertuanya. Sejak pertama kali tinggal di rumah mertuanya, Urainab sudah merasa tidak cocok dengan ibu mertua. Urainab merasa mertuanya sangat keras dan cerewet. Ura

connect with abatasa