Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Hikmah»Mengobati Luka Nanah dengan Sedekah

Mengobati Luka Nanah dengan Sedekah

Ali bin Al-Hasan bin Syaqiq berkata,’Saya mendengar Ibnul Mubarak ditanya oleh seseorang,Wahai Abu Abdurrahman, luka yang mengeluarkan nanah dari lututku sudah berlangsung selama tujuh tahun lamanya. Saya telah mengobatinya d

Selasa, 09 Oktober 2012

Ali bin Al-Hasan bin Syaqiq berkata,`Saya mendengar Ibnul Mubarak ditanya oleh seseorang,Wahai Abu Abdurrahman, luka yang mengeluarkan nanah dari lututku sudah berlangsung selama tujuh tahun lamanya. Saya telah mengobatinya dengan berbagai macam obat dan berkonsultasi kepada dokter. Namun, semua itu tidak menyembuhkan lukaku."

Ibnul Mubarak berkata,"Pergilah ke suatu tempat di mana orang-orang memerlukan airdi sana,lalu galilah sumur.Saya berharap, di situ akan muncul air hingga lukamu berhenti." Orang tersebut pun melakukan apa yang disarankan oleh Ibnul Mubarak, dan penyakitnya pun sembuh. Segala puji bagi Allah.

Imam Baihaqi berkata,`Tidak jauh berbeda dengan persoalan tersebut, ada sebuah cerita dari guru kami Al-Hakim bin Abdullah. Wajahnya terluka dan berbagai macam pengobatan telah dilakukan.Tetapi,selama sekitar setahun luka itu tidak kunjung sembuh, la akhirnya memohon kepada seorang guru, Syaikh Abu Utsman Ash-Shabarani, di majelisnya pada hari Jumat, agar mendoakannya cepat sembuh. Sang guru itu pun mendoakannya, dan sebagian orang mengamininya. Pada hari Jumat berikutnya, seorang wanita melempar selembar kertas kepadanya berisi perintah agar ia pulang, la bersungguh-sungguh berdoa untuk Al- Hakim bin Abdullah pada malam itu. la bermimpi melihat Rasulullah bersabda kepadanya,`Katakan kepada Abu Abdullah agar ia memberikan air untuk kaum muslimin,

Lalu saya membawa selembar kertas itu dan saya serahkan kepada Al-Hakim. Kemudian ia memerintahkan agar membangun saluran airdi depan rumahnya. Setelah saluran itu dibangun, ia memerintahkan agar menumpahkan air ke saluran itu dan memberi es. Orang-orang kemudian memanfaatkan air itu untuk keperluan minum.Tidak berselang satu pekan lamanya,terlihatlah kesembuhan dan lukanya hilang.Wajahnya kembali seperti sediakala, dan setelah kejadian itu ia hidup beberapa tahun."

comments powered by Disqus

Kisah Mertua dan Menantu

Urainab baru saja menikah. Ia tinggal bersama suami di rumah mertuanya. Sejak pertama kali tinggal di rumah mertuanya, Urainab sudah merasa tidak cocok dengan ibu mertua. Urainab merasa mertuanya sangat keras dan cerewet. Ura

connect with abatasa