Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Hikmah»Merangkak Masuk Surga

Merangkak Masuk Surga

Tak ada habisnya kisah tentang Abdurrahman bin Auf dituturkan. Sebagai seorang saudagar kaya dan dermawan, ia layak menjadi panutan para sahabat dan kita semua.

Minggu, 23 September 2012

Tak ada habisnya kisah tentang Abdurrahman bin Auf dituturkan. Sebagai seorang saudagar kaya dan dermawan, ia layak menjadi panutan para sahabat dan kita semua. Berikut adalah satu dari beberapa kisahnya yang tersohor.
Abdurrahman bin Auf memulai usahanya dengan berdagang keju dan minyak samin. Tak lama kemudian, ia sudah mendapat keuntungan yang lumayan banyak dari hasil berdagangnya. Rasulullah yang mengetahui hal ini, menyuruh Abdurrahman segera menikah. Rasulullah ingin kaum Muslimin meneladani peijuangan, usaha, dan keija Abdurrahman bin Auf yang merintis jalan ke arah hidup mulia dan terhormat.

Setelah menjadi saudagar kaya, Rasulullah memanggilnya dan berkata, "Wahai Abdurrahaman bin Auf, keta¬huilah bahwa kamu akan masuk surga dengan merangkak karena hartamu itu. Pinjamkanlah hartamu kepada Allah agar lancar kedua kakimu."

Perkataan Rasulullah yang demikian ini membuat hatinya bergetar. Sejak saat itu, Abdurrahman bin Auf banyak beramal dan subhanallah, Allah melipatgandakan pahala dan kekayaannya. Abdurrahman bin Auf pun tak segan membiayai pasukan Islam dengan menyerahkan separuh kekayaannya kepada Rasulullah saw.
Ketika menerimanya, Rasulullah berdoa, "Semoga Allah memberkahimu dalam apa yang kamu tahan dan kamu berikan."

Pada suatu kesempatan, Aisyah sedang di rumah, ketika ia mendengar suara gaduh menggema di Kota Madinah. Rupanya, pasukan kafilah Abdurrahman bin Auf tiba dari Syam. Rombongan kafilah ini membawa barang dagangan sebanyak tujuh ratus unta. Aisyah memerintahkan seseorang untuk memanggil Abdurrah¬man bin Auf. Dengan tubuh gemetar, Abdurrahman bin Auf menghadap Aisyah.

"Wahai Abdurrahman," Aisyah berkata, "Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Aku melihat Ab- durrahamn bin Auf masuk surga dengan merangkak.’" Seketika, menangislah Abdurrahman bin Auf dan memohon ampun kepada Allah karena khilaf, lalu dia berkata, "Kalau bisa, aku akan masuk surga dengan melangkah." Lalu dibagikannya seluruh muatan yang dibawanya dijalan Allah.

Bahkan, ketika ajal mendekat, ia berwasiat agar setiap kaum Muslimin yang ikut perang Badar, tetapi masih hidup, diberi empat ratus dinar dari harta warisannya. Dia juga berwasiat agar sebagian besar uangnya diberi¬kan kepada janda-janda Rasulullah saw. sehingga Aisyah berdoa, "Semoga Allah memberi minum kepadamu dari mata air Salsabil di Surga."
Abdurrahaman bin Auf wafat dalam usai 75 tahun dan dimakamkan di Baqi. Jenazahnya dishalati Utsman bin Affan dan diusung oleh Sa’ad bin Abi Waqash.


"Allah akan menambah dan melipatgandakan pahala 

jika kita ikhlas menghabiskan kekayaan kita di jalan Allah. "

 

Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama



Anda akan menikah? buat website pernikahan anda yang dapat anda gunakan untuk undangan online atau informasi pernikahan anda, Gratis hanya di WebNikah.com.
Atau anda mempunyai bisnis dan usaha dalam layanan wedding seperti wedding organizer, Fotografi, Makeup atau fotografi, Gabung juga sebagai Vendor di Webnikah.com dan promosikan layanan anda. Daftarkan Wedding Service anda di Vendor WebNikah.com

comments powered by Disqus

Kisah Seekor Ulat Dengan Nabi Daud A.S

Dalam sebuah kitab Imam Al-Ghazali menceritakan pada suatu ketika tatkala Nabi Daud A.S sedang duduk dalam suraunya sambil membaca kitab az-Zabur, dengan tiba-tiba dia terpandang seekor ulat merah pada debu.

connect with abatasa