Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang

Kolom»Hikmah»Kecantikan Istri Melalaikan Shalat

Kecantikan Istri Melalaikan Shalat

Tersebutlah seorang wanita yang kecantikannya terkenal ke seluruh penjuru jazirah Arab. Akhlaknya mulia dan terpandang. Banyak pemuda yang berniat meminangnya.

Rabu, 12 September 2012

Tersebutlah seorang wanita yang kecantikannya terkenal ke seluruh penjuru jazirah Arab. Akhlaknya mulia dan terpandang. Banyak pemuda yang berniat meminangnya. Namun, pilihannya jatuh pada seorang pemuda tampan putra bangsawan kaya Abu Bakar Ash-Shidiq yang bernama Abdullah. Wanita ini bernama Atikah binti Zaid bin ‘Amr bin Nufail.

Atikah dan Abdullah merajut hari-hari indah penuh kasih sayang. Suatu hari, ketika azan Ashar telah berkumandang, Abdullah dan Atikah sedang bercakap dengan mesra. Abu Bakar yang hendak menuju masjid melewati rumah mereka dan mendengar percakapan keduanya. Ketika itu, Abu Bakar diam saja dan meneruskan perjalanannya menuju masjid. Pulang dari shalat berjamaah, Abu Bakar melewati rumah keduanya dan mendengar keduanya masih bercakap-cakap. Setelah mengucap salam, Abu Bakar ra. bertanya kepada Abdullah, "Hai Abdullah, apakah kau telah shalat berjamaah?"

Abdullah yang mendengar pertanyaan sang Ayah terkejut, lalu menjawab, "Belum!"

Murkalah Abu Bakar ra. "Wahai Abdullah! Celakalah kau, Atikah telah melalaikanmu dari kehidupan dan juga melengahkanmu dari shalat fardhu, maka ceraikanlah dia!" kata Abu Bakar ra.
Keduanya menangis karena saling mencintai. Namun, Abdullah tersadar bahwa ia telah banyak terlena dengan istrinya yang rupawan. Meski cinta keduanya begitu besar, mereka akhirnya bercerai.

Hari-hari penuh kepedihan dijalani Adkah dan Abdullah. Abdullah yang sangat berduka mengungkapkannya dengan syair-syair kesedihan. Melihat kesedihan yang berlarut, akhirnya sang ayah tak tega dan menyuruh keduanya rujuk.

"Terima kasih, Ayah. Kini, kaulah saksi bahwa aku telah merujuknya," sambut Abdullah bahagia.
Atikah pun menyambut bahagia keputusan Abdullah. Akhirnya, mereka bersatu kembali hingga pecah pertempuran di Thaif. Abdullah yang membela kebenaran Islam, mati syahid di medan Thaif.

 


"Shalat dan perkara dunia adalah kewajiban bagi manusia. Hendaknya, kita melaksanakannya dengan seimbang. "

 

comments powered by Disqus

Keajaiban-Keajaiban Dunia Ketika Rasulullah S.A.W Dilahirkan

Kelahiran Nabi Muhammad s.a.w. pada 12 Rabiulawal, Tahun Gajah di Mekah al-Mukarramah sebagai pembuka rahmat di pelosok alam semesta. Kelahiran baginda menjadi seribu satu tanda bahwa baginda akan menjadi utusan terakhir dala

connect with abatasa